Home / Gema Sriwijaya / Ancam Keselamatan, Warga Talang Ubi Butuhkan Bus Sekolah

Ancam Keselamatan, Warga Talang Ubi Butuhkan Bus Sekolah

Tampak siswa yang menaiki mobil pick up. (foto/Anasrul)
Tampak siswa yang menaiki mobil pick up. (foto/Anasrul)

PALI, KoranSN

Aktivitas pelajar di sejumlah desa di Kecamatan Talang Ubi sungguh memprihatinkan. Untuk pulang dan pergi ke sekolah para murid harus rela menaiki atap mobil. Hal itu terjadi bagi warga Desa Semangus, Benakat Minyak, Simpang Solar, dan Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kondisi ini membuat resah para orang tua murid.

Pantauan SN, Senin (11/4/2016), para pelajar SMP Negeri 3 Talang Ubi ini banyak yang sengaja menaiki atap mobil pick up modifikasi tersebut, lantaran mobil yang semestinya digunakan untuk mengangkut barang ini, tidak mampu menampung semua pelajar.

Baca Juga :   Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Bupati Muratara Pastikan Pejabat yang Pakai Sabu Akan Dicopot

Menurut, Ardian (43), salah satu warga Desa Semangus mengatakan, pelajar di desanya terpaksa menaiki kendaraan pick up modifikasi tersebut untuk menuju ke sekolahnya yang berjarak sekitar sembilan kilometer dari pemukiman warga, dengan biaya perbulan sekitar Rp 300 ribu, tanpa ada jaminan keselamatan yang diberikan.

“Untuk itu kami sebagai orang tua sangat berharap meskipun biaya yang dikeluarkan cukup besar untuk biaya transportasi anak-anak kami ini. Semestinya keselamatan bisa terjaminkan, sehingga kita sebagai orang tua juga bisa merasa aman dan nyaman untuk membiarkan anak kami menuntut ilmu di sekolahnya,” ujarnya.

Ditambahkan, Rini (35), salah satu wali murid pelajar dari Desa Benakat Minyak mengatakan, dari desanya sendiri para pelajar harus membayar Rp100 ribu perbulannya, karena jarak desanya menuju ke SMP Negeri 3 Talang Ubi, hanya tiga kilometer. Untuk itu ia meminta adanya kepedulian dari pemerintah daerah untuk menyediakan kendaraan bis sekolah.

Baca Juga :   Jalan Darat Dibangun, Merakit Senpira Ditinggalkan

“Selain biayanya lebih irit, keselamatan para pelajar bisa terjamin. Karena, sejak berdirinya SMP Negeri 3 Talang Ubi bertahun-tahun, kami sebagai warga dan wali murid sudah mengusulkan ke pemerintah daerah. Namun, hingga saat ini belum juga direalisasikan. Untuk itu kami berharap bisa dipikirkan meskipun hanya satu unit bis sekolah,” harapnya. (ans)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Papan Reklame Tak Bayar Pajak Dibongkar

Lubuklinggau, KoranSN Tim gabungan (Timgab) Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.