Sabtu , Januari 19 2019
Home / Gema Sriwijaya / Banyuasin / Angkutan Sungai di Banyuasin Bisa Jadi Percontohan

Angkutan Sungai di Banyuasin Bisa Jadi Percontohan

Persatuan Jaksa Indonesia
Menhub Budi Karya memberikan bantuan secara simbolis ke Pemkab Banyuasin. (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Pemerintah Kabupaten Banyuasin menyelenggarakan dialog nasional ke-33 ‘Indonesia Maju’ dengan fokus diskusi masalah angkutan sungai di Banyuasin. Acara diselenggarakan di Gedung Graha Sedulang Setudung, Sabtu (17/11/2018).

Permasalahan utama yg dihadapi adalah masalah transportasi dari dan menuju wilayah perairan. Angkutan yang digunakan selama ini adalah angkutan sungai tradisional seperti speedboat, ketek, jukung dan tongkang.

Dalam kesempatan itu, Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi mengatakan, angkutan sungai di Banyuasin bisa menjadi percontohan di Indonesia.

“Bisa kita jadikan model atau contoh angkutan sungai di Indonesia, bagaimana pelabuhanya, bagaimana kapalnya, agar bisa dipakai untuk kegiatan sehari-hari, dan kegiatan ekonomi juga ada disana,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kapolda Janji Ratakan Penjual Sparepart Hasil Kejahatan dan Parkir Liar

Bupati Banyuasin Askolani mengatakan, pihaknya bertekad menyelesaikan infrastruktur jalan, dengan meminta bantuan dari Pemerintah Pusat beserta Kementerian PUPR, mengingat besarnya dana yang dibutuhkan untuk membangun jalan dan jembatan tersebut.

Penyediaan prasarana dan sarana angkutan sungai bersama kementerian perhubungan melalui balai pengelolaan transportasi darat wilayah Sumsel sedang dilakukan. Saat ini, sedang dibangun pelabuhan penyeberangan sungai tahap satu di Desa Srimenanti untuk menghubungkan Delta Telang dengan Tanjung Api-Api di Tanjung Lago.

“Insyaallah tahun 2019 sudah bisa di operasikan,” ujarnya.

Baca Juga :   Antisipasi Banjir, Pjs Wako Prabumulih Gelar Rapat Khusus

Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, penyelesaian bangunan pelabuhan penyeberangan di Srimenanti dan Telang terus dilakukan.

“Untuk penyelesaian, saling berbagi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Kabupaten karena untuk penyelesaian pembebasan tanah melalui Pemerintah Kabupaten,” katanya.

“Fokus kita untuk lalulintas air pastinya dermaga harus diperbanyak di Banyuasin agar masyarakat tidak perlu datang ke Palembang mengantarkan hasil bumi hanya perlu ke dermaga-dermaga terdekat dan connecting dengan kawasan industri yang berada di Kecamatan Sungsang,” ungkapnya. (sir)

Hotel Grand Inna Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dodi Reza Ajak Warga Muba Jaga Kebersihan Toilet Masjid

Sekayu, KoranSN Menjaga kebersihan adalah sebagian dari iman, hal inilah yang membuat Bupati Muba Dodi ...