Home / Dari Desa ke Desa / Aren Tanaman Multi Manfaat dan Solusi Pemanfaatan Lahan Rawa

Aren Tanaman Multi Manfaat dan Solusi Pemanfaatan Lahan Rawa

Gubernur bersama Wagub Sumsel saat meninjau budidaya aren di Ogan Ilir. (foto-humas pemprov)

Ogan Ilir, KoranSN

Enau atau aren adalah palma yang terpenting setelah kelapa, karena merupakan tanaman serba guna. Tumbuhan ini dikenal dengan berbagai nama seperti nau, hanau, peluluk, biluluk, kabung, juk atau ijuk, kawung, taren, akol, akel, akere, inru, indu, moka, moke, tuwa, tuwak, dan lain-lain.

Untuk Wilayah Sumsel tanaman ini banyak tumbuh di kawasan hutan lindung terutama di daerah pegunungan dan perbukitan seperti daerah ranau Kabupaten OKU Selatan, Pagar Alam, Lahat dan Empat Lawang. Namun juga banyak tumbuh di daerah dataran rendah.

Karena tanaman ini multi manfaat banyak dari masyarakat memanfaatkan tumbuhan sebagai sumber pendapatan tambahan. Seperti daunnya dibuat atap atau dinding rumah tempat tinggal, lidinya dibuat sapu atau kerajinan tangan, buahnya dimanfaatkan sebagai panganan atau kolang kaling. Serabut atau ijuknya dimanfaatkan untuk membuat sapu atau keset kaki serta serbuk batangnya dapat diolah menjadi sagu. Sedangkan cairan getah dari bunga aren bagi sebagian warga diambil untuk dijadikan minuman atau tuak.

Baca Juga :   Warga Minta Segera Dibangun Jalan

Khusus di Kabupaten Ogan Ilir, tanaman ini justru dikembangkan untuk lahan basah atau rawa. Upaya pemanfaatan lahan rawa dengan penanaman aren ini pernah diprakarsai oleh Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya yang dulunya masih menjabat sebagai Bupati OI dua periode.

Ketika melakukan blusukan daerah di Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (8/9/2019) siang, Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Wagub Ir Mawardi Yahya dan Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia melihat dari dekat kebun budidaya aren yang ditanam warga.

Baca Juga :   Berhembus Kabar Pilkades Serentak Diundur, Puluhan Cakades Berencana Akan Demo

“Saya rasa ini ide brilian, dengan memanfaatkan lahan rawa sebagai media menanam pohon aren.

Daerah ini merupakan daerah percontohan penanaman aren di daerah rawah yang pernah diprakarsai oleh Pak Wagub pada saat menjadi Bupati Ogan Ilir. Dan ternyata berhasil sebagai solusi pemanfaatan lahan rawa dan banyak manfaat yang didapat oleh masyarakat,” ucap Gubernur H Herman Deru.

Sementara itu, Wagub Mawardi Yahya menyebut dipilihnya aren menjadi salah satu komoditi ywng dapat tumbuh dilahan basah. Di samping itu, tanaman inib banyak manfaatnya.

“Nyaris tidak ada yang terbuang dari tanaman ini, mulai dari buahnya dapat dijadikan kolang kaling, Gula aren, ijuk untuk sapu, kakaban (tempat pemijahan ikan) dan ketika sudah tidak produktif lagi pohonnya bisa dijadikan alternatif bahan dasar pembuatan sagu,” tandasnya. (man)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Polsek Lubuklinggau Selatan Bagikan Air ke Warga

Lubuklinggau, KoranSN Berbagai upaya Jajaran Polres Lubuklinggau dibawah Komando AKBP Dwi Hartono untuk mendekatkan keberasaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.