Home / Kota Musi / Arus Balik Mudik Lebaran, Ribuan Kendaraan Keluar Sumsel

Arus Balik Mudik Lebaran, Ribuan Kendaraan Keluar Sumsel

Sukseskan MXGP Indonesia di Palembang, Indonesia

Syukuran Hari Jadi Kota Palembang ke 1336 Tahun

Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Tampak antrian penumpang memasuki kapal kapal cepat ekspress bahari tujuan Palembang-Bangka di pelabuhan Boom Baru, Palembang. (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Dwi Asmoro, Minggu (9/6/2019) mengatakan, terdapat ribuan kendaraan melintas pada arus balik mudik lebaran 2019 di Jalan Tol Trans Sumatera Palembang – Kayuagung – Terbanggi Besar Lampung maupun di Jalan Lintas di Sumsel.

Menurutnya, sedangkan untuk puncak arus balik mudik lebaran telah terjadi pada Sabtu kemarin (8/6/2019).

“Kalau di hari puncak arus balik Sabtu kemarin, terdata ada 7.879 kendaraan yang keluar dari wilayah Sumsel. Sedangkan di hari minggunya, jumlah kendaraan juga terdata masih ada sekitar ribuan kendaraan,” terangnya.

Masih dikatakannya, dalam arus balik tersebut untuk Tol Trans Sumatera Palembang – Kayuagung – Terbanggi Besar Lampung tetap dibuka, hanya saja arusnya berubah dari arah Palembang menuju Lampung.

“Tol ini dibuka sampai tanggal 13 Juni 2019 mendatang, dari pukul 06.00 WIB pagi hingga pukul 16.00 WIB sore,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya, sementara untuk data kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2019, hingga kini tercatat 16 kecelakaan lalu lintas kendaraan.

“Dari kecelakaan tersebut untuk korban meninggal dunia ada 9 orang, korban luka berat ada 9 orang, dan korban luka ringan berjumlah 22 orang,” tandasnya.

Baca Juga :   Kodam II/Swj Lahirkan 179 Bintara Khusus Babinsa

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengungkapkan, dalam arus balik mudik lebaran pihak kepolisian dari Polda Sumsel dan jajaran masih melakukan pengemanan dengan sandi Operasi Ketupat Musi 2019.

“Jadi, pengamanan masih terus kami lakukan sampai Operasi Ketupat Musi 2019 ini selesai,” ujarnya.

Lebih jauh diungkapkannya, dalam pengamanan tersebut pihak kepolisian yang melakukan penjagaan dan pengamanan masih ditempatkan di sejumlah titik baik di Jalan Tol Palembang – Kayuagung – Terbanggi Besar Lampung maupun di jalan lintas di Sumsel.

“Bahkan sniper dari Brimob Polda Sumsel masih bersiaga di lapangan untuk memberikan tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan seperti begal ataupun kejahatan lainnya, yang membahayakan para pemudik ketika melintas di jalan tol maupun di jalan lintas,” terangnya.

Lanjut Kabid Humas, sedangkan untuk arus balik di Jalan Tol Trans Sumatera Palembang – Kayuagung – Terbanggi Besar Lampung memang telah dibuka sejak tanggal 6 Juni hingga 13 Juni 2019.

“Namun arus kendaraan di jalan tol ini dibuka hanya siang hari, dan arusnya satu arah atau one way dari Palembang menuju Lampun. Di sepanjang jalan tol ini juga kami sebar sniper untuk menjaga keamanan para pemudik,” tandasnya.

Sementara di Kabupaten Empat Lawang, arus balik di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) pasca Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah mulai ramai sejak Sabtu kemarin (8/6/2019).

Baca Juga :   Alex Noerdin Tinjau Korban kebakaran 3/4 Ulu Palembang (Foto)

Arus lalulintas yang didominasi mini bus datang dari arah Kabupaten Lahat maupun dari arah Kabupaten Musirawas atau Lubuklinggau. Kendaraan tersebut terlihat berjalan beriringan satu sama lainnya. Bahkan kondisi tersebut terjadi hingga, Minggu siang (9/6/2019).

Salah seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Empat Lawang yang bertugas di Posko Pematau Arus Mudik/Balik 2019 di kawasan simpang tiga Jalan Poros Talang Banyu Tebing Tinggi, Andi Saputra mengatakan, kondisi kepadatan arus balik di Jalintengsum Kabupaten Empat Lawang mulai terlihat sejak pukul 06.00 Wib pagi. Hal ini dikarenakan, Senin (10/9/2019) banyak warga sudah bekerja.

Menurut Andi, sejauh ini tidak ada terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) vatal yang terjadi di wilayah Kabupaten Empat Lawang.

“Hanya ada satu kejadian, di sekitar Sungai Laru Kecamatan Kikim Barat, daerah perbatasan Empat Lawang-Lahat. Itu dua hari yang lalu, terjadi tabrak lari, infonya penabrak belum ketemu,” ungkapnya.

Leni (27) salah seorang pemudik asal Empat Lawang yang hendak balik ke kota tempat dia bekerja pasca lebaran mengaku, lebih memilih menumpang bus untuk balik ke kota tempat dia bekerja, karena pertimbangan keuangan.

“Ongkos naik bus saja dari Tebing Tinggi Empat Lawang ke Kota Pekanbaru saja sudah cukup mahal, sekarang sudah Rp 400 ribu per perjalanan. Apalagi pakai kendaraan lain, saya rasa akan lebih,” terangnya. (ded/foy)

Iklan Warung Seblak Dadaan Sunda di Citimall Lahat

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Wujudkan 10 GOR di Daerah, Herman Deru Ingin Dongkrak Prestasi Atlet Sumsel

Palembang, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru menerima Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.