Asik Nongkrong, 2 Remaja di Pendopo Dibacok Orang Tak Dikenal

Korban Arif yang mengalami luka bacok di bagian tangan. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Asik nongkrong di depan Gerbang Komplek Pertamina Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Rabu malam (19/7/2017) sekitar pukul 21.30 WIB dua remaja langsung dibacok oleh orang tak dikenal.

Sontak, peristiwa pembacokan tersebut langsung menghebohkan warga Kota Pendopo.

Kedua pemuda yang menjadi korban yakni; M Hardi alias Arif (19), warga Talang Pipa Kelurahan Talang Ubi Barat dan Ranu Rakisna (20), warga Talang Nanas Kelurahan Talang Ubi Timur.

Informasi dilapangan, sebelum kejadian kedua korban sedang nongkrong bersama kelima orang temannya di depan Gerbang Komperta.

Tiba-tiba, dari arah Simpang Lima menuju Komperta, datang dua pelaku yang masing-masing mengendarai sepeda motor. Seketika itu, para pelaku langsung membuka sebilah samurai panjang yang dibalut kain dari dalam bajunya dan langsung membacok korban secara membabi buta.

Akibatnya, saat ini kedua korban harus dirawat intensif di IGD RSUD Talang Ubi untuk mendapatkan pengobatan medis.

Dari kejadian itu, korban Arif mengalami luka bacok di tangan sebelah kiri dan membuat tangan kirinya hampir putus, sementara korban Ranu mengalami luka bacok di bagian kepala dan tak sadarkan diri.

Dari keterangan korban saat dibincangi Suara Nusantara di RSUD Talang Ubi, Arif mengaku bahwa sebelum kejadian pembacokan, ia sempat berteriak ‘Mano Wong Talang Pipa’.

Baca Juga :   Bobol Ruang Kemahasiswaan, Residivis Pencuri Mobil Ditembak

“Setelah itu, pelaku langsung nebaske samurai panjang ke arah aku. Beruntung aku nangkis pakek tangan, kalu idak lah keno palak pulo tebasan samurai pelaku itu,” terang Arif seraya mengatakan setelah membacok membabi buta pelaku langsung pergi.

Ia juga mengaku pernah melihat wajah pelaku.

“Kalu wajahnyo aku kenal, cuma kenal wajah bae. Mereka beduo, makek motor sikok sewang. Yang nebas kami beduo, cuma sikok wong. Sikok motor matik warno biru putih, sikoknya lagi motor jambrong,” ujar Arif.

Sementara itu, ‘AMM’ (16), teman korban yang juga berada di lokasi saat kejadian mengungkapkan bahwa pelaku berjumlah dua orang.

“Mereka beduo, tapi ado sikok pelaku bawa budak kecik. Pas kejadian, budak kecik itu jugo langsung nangis. Kalu kami langsung belari kocar kacir takut kalu kami jadi sasaran pembacokan jugo,” terangnya yang pada saat itu sedang nongkrong bersama kedua korban.

“Kejadiannyo pas nian di dekat Gerbang Komperta, disebelah Rumah Baca (eks. Kantor Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah),” tambahnya.

Kapolsek Talang Ubi, Kompol Victor Eduard Tondaes, Kamis (20/7/2017) membenarkan adanya kejadian pembacokan terhadap dua remaja di depan Gerbang Komperta Pendopo tersebut.

“Mendapat informasi itu, tim kami langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Tidak hanya itu, saat ini para saksi sedang dimintai keterangan. Namun korban belum bisa kita ambil keterangan dikarenakan masih mendapatkan perawatan intensif dari pihak medis,” terang Kapolsek.

Baca Juga :   Tongkang Batubara Tabrak Tiang Jembatan Ampera

Menurut Kapolsek, untuk motif pelaku, ia belum bisa menyimpulkan karena masih dalam tahap mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari para saksi.

“Kasus ini sedang dalam penyelidikan dan pengembangan. Untuk motif pelaku belum bisa kita simpulkan. Kita juga sedang meminta video rekaman CCTV yang dipasang di depan Gerbang untuk menambahkan bukti,” tambahnya.

Pihaknya mengaku sudah sering melakukan razia dan patroli malam di seputaran Pendopo kecamatan Talang Ubi.

“Tujuannya itu untuk menghindari kejadian-kejadian seperti ini. Karena, kalau sudah nongkrong sampai malam hari itu sudah tidak bagus. Bahkan bisa membahayakan keselamatan jiwa. Makanya setiap kita setiap malam gelar patroli dan kerap razia di tempat-tempat yang sering dijadikan tempat nongkrong remaja di Pendopo,” tambahnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Wali Kota Cimahi Diduga Terima Suap Rp 1,6 Miliar

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna (AJM) telah …