Asita Sumbar: Destinasi Wisata Dikelola Masyarakat Abaikan Prokes

Ilustrasi – Pengunjung menikmati area pertanian di kawasan Agroeduwisata Le Marsi, Nagari Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (9/1/2021). (Foto-Antara)

Padang, KoranSN

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Sumatera Barat Ian Hanafiah mengatakan destinasi wisata di daerah itu yang dikelola secara pribadi atau kelompok oleh masyarakat setempat masih abai terhadap protokol kesehatan.

‘Kita tidak membandingkan dengan daerah luar Sumbar ya,namun untuk di daerah ini memang seperti itu dan destinasi yang dikelola pemerintah sudah cukup baik dalam penerapan protokol kesehatan dibanding yang dikelola masyarakat setempat,” kata dia di Padang, Senin (22/2/2021).

Baca Juga :   Peran Restoran Khas Asia, Promosikan Kuliner Indonesia di Luar Negeri

Menurut dia hal ini yang harus jadi perhatian bersama agar pariwisata tetap menggeliat di tengah pandemi dengan memperketat protokol kesehatan di lokasi pariwisata yang kerap menjadi titik keramaian.

Apabila pemerintah fokus melakukan pembinaan dan pengawasan di lokasi wisata yang dikelola masyarakat tentu akan lebih baik untuk ke depannya karena kondisi pandemi ini belum tau kapan akan berakhir. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel
Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Siapa Berani Mendaki “Seven Summits” Sembalun?

Mataram, KoranSN “Seven Summits” di Sembalun berdiri perkasa. Menatap dan mengawasi siapa saja yang melintas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.