Asita Sumbar: Destinasi Wisata Dikelola Masyarakat Abaikan Prokes

Ia mengatakan para wisatawan yang datang saat itu memuji bagaimana ketatnya penerapan protokol kesehatan mulai dari mereka masuk ke Sumbar melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman hingga hotel dan lokasi acara.

“Dengan protokol ketat seperti itu wisatawan merasa nyaman dan jika tidak ketat mereka malah takut karena pemerintah abai terhadap kondisi ini,” kata dia.

Sementara itu Ian Hanafiah mengakui kedatangan wisatawan lokal di Sumatera Barat sedikit memberikan prospek cerah di masa pandemi COVID-19 namun tetap dalam protokol kesehatan.

Baca Juga :   Manapaki Sejarah Penuh Makna di Negeri Turki

“Kita bisa lihat di hari libur panjang Imlek lalu dan libur lainnya sejumlah hotel tetap penuh, mereka datang dari provinsi tetangga seperi Jambi, Riau dan bengkulu,” kata dia. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Pemkab Jayapura Akan Bangun Homestay Dukung Potensi Wisata

Jayapura, KoranSN Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan membangun sejumlah homestay …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.