Asmara Malam Tahun Baru, Candra Tewas Usai Duel Maut

Anggota kepolisian saat menggelar rekonstruksi di lokasi korban Candra Irawan terkapar usai dibacok. (foto-polsek talang kelapa)

Palembang, KoranSN

Candra Irawan (23), warga Jalan Pengeran Ayin No 05 RT 14 Kelurahan Kenten Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Senin (1/1/2018) tewas usai kepala dan tangannya dibacok dengan senjata tajam (Sajam) jenis parang oleh pelaku berinisial ‘DN’.

Kejadian pembacokan korban tersebut terjadi di pinggir Jalan Talang Keramat RT 23 RW 03 Banyuasin sekitar pukul 04.30 WIB, saat korban dan tersangka terlibat duel maut menggunakan senjata tajam yang dipicu asmara percintaan dengan seorang perempuan berinisial ‘NB’.

Kapolsek Talang Kelapa, Kompol Irawanto mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat korban bersama temannya yakni, saksi Erika berboncengan mengendarai sepeda motor. Namun saat di perjalanan, mereka berlintasan dengan pelaku ‘DN’ yang saat itu sedang membonceng ‘NB’.

“Dari pemeriksaan saksi diketahui jika korban Candra Irawan dan ‘NB’ ini ada hubungan pacaran. Namun saat kejadian korban melihat ‘NB’ dibonceng oleh pelaku ‘DN’ (DPO) hingga korban balik arah mengejar mereka. Saat bertemu, antara korban dan pelaku terlibat selisih paham mengakibatkan keduanya duel satu lawan satu. Jadi tewasnya korban ini dipicu karena asmara ‘NB’ dengan korban dan pelaku,” ujarnya.

Baca Juga :   Tiga Bandar Sabu di PALI Dibekuk Tim Elang

Masih dikatakan Kapolsek, saat perkelahian terjadi, korban dan pelaku sama-sama membawa senjata tajam. Dimana untuk korban membawa pisau sedangkan pelaku ‘DN’ membawa parang yang diselipkan di pinggang pelaku.

“Dalam perkelahian tersebut tangan dan kepala korban dibacok oleh pelaku, sementara bahu pelaku ditikam oleh korban menggunakan pisau. Dikarenakan luka korban yang parah dan banyak mengeluarkan darah sehingga korban tergeletak di bawah pohon kelapa yang ada di lokasi kejadian. Sedangkan pelaku ‘DN’ melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran anggota di lapangan,” jelasnya.

Lanjut Kapolsek, usai kejadian teman korban Erika dan ‘NB’ meminta bantuan kepada warga sekitar, kemudian korban Candra Irawan dilarikan ke RSMH Palembang.

“Namun sayangnya nyawa korban tidak tertolong, diduga korban tewas karena banyak mengeluarkan darah akibat dibacok oleh pelaku ‘DN’,” tandas Kapolsek.

Baca Juga :   Jadi Pengedar Narkoba, Warga Mesat Seni Disergap Timsus

Safei (26), warga yang kediamannya di dekat lokasi kejadian mengungkapkan, awalnya dirinya dikagetkan dengan suara seperti orang kejar-kejaran di depan halaman rumahnya. Tak lama kemudian ia mengecek ke luar rumah dan saat itulah dirinya melihat seorang laki-laki tergeletak bersimbah darah tepat di bawah pohon kelapa yang berada di samping rumahnya.

“Saat kejadian ada juga dua orang perempuan yang menolong korban tersebut. Mereka berteriak histeris meminta tolong kepada warga sekitar, kemudian warga berdatangan lalu menghadang mobil yang melintas untuk membawa korban ke rumah sakit. Saat kejadian, korban belum meninggal dunia namun korban merintih kesakitan atas luka bacokan di kepala dan tangannya,” ungkapnya.

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Anggota DPRD Muara Enim Bantah Terima Fee Proyek, JPU KPK Ingatkan 3 Tahun Penjara Untuk Pidana Keterangan Palsu

Palembang, KoranSN Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Ricky BM, Selasa (24/11/2020) mengingatkan ancaman tiga tahun …