Selasa , Desember 11 2018
Home / Lacak / Awas! Perampok Berkedok Jual HP di Situs Online Beraksi

Awas! Perampok Berkedok Jual HP di Situs Online Beraksi

Tersangka Agus Salim (mengenakan baju tahanan) saat diamankan di Polda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Masyarakat harus berhati-hati saat janjian bertemu untuk melakukan pembelian ataupun menjual barang yang di posting di situs belanja online. Pasalnya, pihak kepolisian Unit I Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel kini berhasil mengungkap tersangka prampokan yang mencari korbannya dengan berpura-pura menjual handphone (HP).

Adapun tersangka yang diringkus pihak kepolisian tersebut yakni, Agus Salim (19), warga Jalan Pengeran Ratu Komplek Amin Mulia Jakabaring Palembang. Tersangka ini ditangkap, Selasa (18/9/2018) tak jauh dari kediamannya.

Dalam penangkapan tersangka, polisi terpaksa melumpuhkan kaki tersangka Agus dengan timah panas, lantaran saat akan ditangkap tersangka melakukan perlawanan dengan menarik senjata api pihak kepolisian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Budi Suryanto, Jumat (21/9/2018) mengatakan, tersangka ditangkap atas aksi perampokan yang dilakukan bersama pelaku ‘JPR’ (DPO) terhadap korbannya Riki (16) yang kejadiannya terjadi, Minggu 27 Mei 2018 lalu di Danau OPI Jakabaring Palembang.

“Adapun modus yang dilakukan tersangka yakni dengan cara pura-pura menjualkan handphone yang diposting tersangka di aplikasi situs belanja online. Korban yang melihat postingan tersangka langsung berminat hendak membeli HP tersebut, sehingga antara korban dan tersangka janjian bertemu di lokasi kejadian. Saat bertemu inilah tersangka Agus mengajak pelaku ‘JPR’ yang kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian,” katanya.

Baca Juga :   Curi Kabel, Dua Pemuda Pengangguran Diciduk

Masih diungkapkan Budi, ketika korban dengan tersangka bertemu di TKP, tersangka Agus langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan mengancam korban.

“Dalam aksinya tersebut tersangka Agus berusaha merampas uang Rp 1 juta milik korban yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh korban untuk membeli HP yang diposting tersangka di situs belanja online. Namun saat perampokan terjadi, korban sempat berusaha melarikan diri akan tetapi korban dikejar pelaku ‘JPR’ hingga korbanpun tertangkap. Ketika tertangkap tersebutlah tersangka Agus dengan tiba-tiba menikam tubuh belakang korban, tepatnya di bagian pinggang belakang. Akibatnya korban tergeletak bersimbah darah. Usai menikam korban lalu tersangka mengambil uang di saku celana korban, setelah itu tersangka melarikan diri dari lokasi kejadian,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan Budi, warga sekitar yang melihat korban terluka langsung membawa korban ke rumah sakit dan korbanpun selamat. Atas kejadian tersebut, korban melapor ke pihak kepolisian hingga polisi melakukan penyelidikan. Hasilnya, tersangka Agus Salim berhasil ditangkap.

“Kini tersangka Agus beserta barang bukti senjata tajam jenis pisau telah diamankan di Mapolda Sumsel guna dilakukan proses hukum lebih lanjut. Dalam kasus ini tersangka Agus dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 9 tahun kurungan penjara. Dengan telah tertangkapnya tersangka, kini kasusnya masih kami kembangkan untuk menangkap pelaku ‘JPR’,” tegasnya.

Baca Juga :   Anak Jalanan Tergeletak dengan Mulut Mengeluarkan Busa

Lanjut Budi, dengan terungkapnya kasus tersebut dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan lebih teliti saat melakukan jual beli secara online.

“Sebab seperti kasus ini, tersangka memanfaatkan aplikasi belanja online untuk mecari korbannya. Untuk itu kami himbau agar masyarakat Sumsel lebih berhati-hati saat melakukan pembelian atau menjual barang di situs belanja online,” tandas Budi.

Sementara tersangka tersangka Agus Salim mengungkapkan, modus aksi perampokan tersebut merupakan idenya. Dimana awalnya dirinya berpura-pura mau mejual HP dengan memposting foto HP miliknya di situs tersebut. Tak lama kemudian, korban menelpon karena tertarik untuk membeli HP yang dipostingnya.

“Saat beraksi saya yang mengajak ‘JPR’. Memang saat itu korban saya tikam dengan pisau, hal itu saya lakukan karena korban lari dan tidak mau menyerahkan uangnya ketika saya rampok,” ungkapnya.

Masih dikatakan tersangka, aksi perampokan tersebut baru pertama dilakukannya lantaran ketika itu dirinya dan pelaku ‘JPR’ sedang butuh uang untuk membeli narkoba jenis sabu.

“Karena tidak ada uang makanya muncul niat melakukan aksi perampokan tersebut. Usai beraksi uang Rp1 juta milik korban yang dirampas saya bagi dua dengan ‘JPR’, kemudian uang tersebut kami habiskan untuk main Warnet dan membeli sabu,” pungkas tersangka. (ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Direktur PT Jafri Sentosa, Kontraktor Hingga Pegawai Freelance Bagi-bagi Fee Proyek Lift BPKAD Palembang

Palembang, KoranSN Sebanyak delapan saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan dugaan korupsi ...

error: Content is protected !!