Home / Lacak / Ayah Driver Online yang Tewas: Ini Nyawa Anak Saya, Pelakunya Harus Dihukum Berat

Ayah Driver Online yang Tewas: Ini Nyawa Anak Saya, Pelakunya Harus Dihukum Berat


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Kapolda Sumsel berbincang dengan ayah Sofyan. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Suasana duka, Rabu (14/11/2018) menyelimuti Rumah Sakit Bhayangkara Palembang saat keluarga Sofyan (47), driver taksi online yang jenazahnya ditemukan sudah menjadi tulang belulang mendatangi rumah sakit untuk diambil sampel darahnya guna pemeriksaan tes DNA.

Adapun keluarga korban yang diambil sampel darahnya tersebut yakni; Kgs H Abdul Roni (70) dan Hj Nurma (65) yang merupakan ayah dan ibu korban serta Rafli (14), putra pertama Sofyan.

Kgs H Abdul Roni ayah korban Sofyan mengatakan, jika pihak keluarga meminta para pelaku dijatuhkan hukuman berat karena telah membuat putranya Sofyan meninggal dunia.

“Ini nyawa anak saya, dari itu saya minta pelakunya harus dijatuhkan hukaman yang berat dan setimpal,” katanya usai pengambilan sampel darah untuk tes DNA.

Baca Juga :   Bos Abu Tours dan Pimpinan Cabang Palembang Segera Diperiksa Polda Sumsel

Diungkapkannya, dengan kejadian yang menimpa Sofyan pihak keluarga telah pasrah dan ikhlas menerimanya. Karena menurutnya, kejadian ini merupakan ujian bagi keluarganya termasuk ujian untuk anak dan istri Sofyan.

“Kami sudah pasarah, karena ini semua ujian untuk kami. Sementara untuk rencana lokasi pemakaman jenazah korban, nanti akan kami rembukan dulu dengan keluarga,” tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Fitriani (32), istri korban Sofyan, ia meminta kepada penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman yang berat kepada para pelakunya.

Kgs H Abdul Roni ayah korban Sofyan usai diambil sampel darah untuk tes DNA.

“Kalau dari keterangan pihak kepolisian jumlah pelakunya empat orang, namun yang baru tertangkap satu orang. Kami harap pelaku yang lainnya juga segera ditangkap dan mereka dijatuhkan hukuman yang berat,” harapnya.

Sementara Rafli (14), putra pertama Sofyan mengungkapkan, jika dirinya anak paling tua dari empat saudara. Ia berharap semua pelaku yang menewaskan korban Sofyan dapat segara ditangkap oleh pihak kepolisian.

Baca Juga :   Begini Cara Iwan Habisi Nyawa Edwar Limba

“Saya anak pertama sedangkan tiga adik saya masih kecil-kecil, kami meminta dan berharap kepada polisi agar pelakunya cepat ditangkap dan di hukum seberat-beratnya,” ungkapnya.

Masih dikatakan Rafli, kedatangannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang bersama keluarga untuk diambil sampel darah guna keperluan tes DNA.

“Selain diambil sampel darah, tadi saya sempat diperlihatkan pakaian dan ikat pinggang yang ditemukan di lokasi penemuan jenazah. Pakaian dan ikat pinggang tersebut sama dengan milik Papah (Sofyan). Apa lagi untuk ikat pinggang itu, saya sangat tahu persis. Sebab, saya dan Papah sering gantian memakai ikat pinggang tersebut,” tandasnya. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Gunakan Sabu Warga Suka Negara Lahat Digelandang Polisi

Lahat, KoranSN Sepanjang Bulan Suci Ramadhan sudah beberapa kali Satres Narkoba Polres Lahat meringkus pelaku …