Home / Gema Sriwijaya / Kadinsos OKU Ditahan, Bakal Ada Tersangka Baru dalam Korupsi Lahan Kuburan

Kadinsos OKU Ditahan, Bakal Ada Tersangka Baru dalam Korupsi Lahan Kuburan

Foto/Ferdinand Deffryansyah
Empat Tersangka dugaan kasus korupsi proyek pengadaan lahan kuburan di Baturaja Timur OKU saat akan dibawa ke Rutan Pakjo Kelas I Palembang. (Foto/Ferdinand Deffryansyah)

Palembang, KoranSN
Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Hari Barata,  Selasa (12/4/2016) menegaskan,   setelah dilimpahkannya empat tersangka dugaan kasus korupsi proyek pengadaan lahan kuburan di Baturaja Timur OKU hingga dilakukan penahanan di Rutan Pakjo Kelas I Palembang, kedepan bakal ada tersangka baru dalam perkara ini.

“Dari  pemeriksaan dan penyidikan empat tersangka; Ir H Najamudin (Kepala Dinas Sosial OKU), Drs H Umirton (mantan Sekda OKU), Drs Akmad Juanidi (mantan Asisten I OKU), dan Hidirman (warga sipil pemilik lahan) yang hari ini telah kita limpahkan ke Kejati Sumsel, sebenarnya untuk tersangka barunya sudah mengarah. Namun untuk penetapan tersangka, harus dilakukan sesuai dengan tahapannya. Dari itu nanti kita akan memanggil saksi-saksi terlebih dahulu sebelum dilakukan penetapan tersangkanya,” tegasnya Hari Barata.

Baca Juga :   Dirut PDAM: Mampu Beri Pelayanan Air Bersih

Sebelumnya, setelah keempat tersangka dilimpahkan ke Kejati Sumsel, keempatnya langsung ditahan jaksa di Rutan Pakjo Kelas I Palembang.

Diketahui Proyek pengadaan lahan TPU atau kuburan ini  menggunakan anggaran APBD Tahun 2012 sebesar Rp 6,1 miliar. Adapun Modus yang dilakukan tersangka diduga melakukan mark-up atau pengelembungan anggaran.

Berdasarkan hasil audit BPK RI Perwakilan Sumsel dalam dugaan kasus ini, diduga terjadi kerugian negara sebesar Rp 3,49 miliar. (ded)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Warga Rantau Bayur Banyuasin Tewas dengan Luka Bacok dan Tembakan

Banyuasin, KoranSN Bani (45), warga Desa Rantau Bayur Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin ditemukan tewas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.