Baku Tembak, Pelaku Begal Mobil di OKUT Tewas

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tang Jaya SH SIK didampingi Kasat Reskrim AKP M Ikang Adi Putra saat menggelar ungkap kasus di kamar jenazah RSUD OKUT. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Kartubin (45), warga Desa Bantan Kecamatan BP Peliung OKU Timur (OKUT) yang merupakan salah satu tersangka begal mobil tewas tertembak usai terlibat baku tembak dengan petugas Sat Reskrim Polres OKUT yang akan menangkapnya.

Dalam kasus ini, polisi juga berhasil menangkap empat pelaku lainnya dalam kondisi hidup di lokasi berbeda.

Adapun empat pelaku tersebut yakni; Nur Holid alias Bodong (26) warga Jalan Yoso Winangun Belitang OKUT, Herman alias Jaya (31) warga Desa Kurungan Nyawa OKT, Sainudin (30) dan Alex (30) yang keduanya warga Desa Negeri Pakuan OKUT.

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tang Jaya SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP M Ikang Adi Putra, Rabu (25/3/2020) mengatakan, pada kasus ini para pelaku melakukan aksi begal terhadap pengemudi mobil, yakni korban Suyono (53) di Desa Bantan Kecamatan BP Peliung OKU Timur.

Menurutnya, aksi begal tersebut bermula saat korban mendapatkan telpon dari salah satu pelaku yang hendak menyewa mobil jenis minibus warna putih milik korban. Dikarenakan korban yang kesehariannya bekerja menyewakan mobil lantas korban pun melayani permintaan pelaku, sehingga korban berangkat dari rumah menemui pelaku yang tadinya menelpon dengan modus menyamar menjadi konsumen yang akan menyewa mobil korban.

Baca Juga :   Pembangunan Fly Over Simpang Keramasan Terus Berjalan (FOTO)

“Ketika itu korban menjembut pelaku Kartubin di Jembatan Hitam kawasan BK 3 Rawabening. Setelah itu pelaku mengajak korban menjemput teman pelaku lainnya hingga akhirnya di dalam mobil yang dikemudikan korban terdapat para pelaku,” ungkapnya.

Dijelaskannya, setelah itu para pelaku meminta diantarkan oleh korban ke Desa Bantan Kecamatan BP Peliung OKU Timur. Namun saat melintasi jalan sepi tepatnya di tengah persawahan di Desa Bantan, para pelaku langsung mengeroyok korban di dalam mobil.

Disaat kejadian korban sempat melakukan perlawanan, namun tenaga korban kalah hingga para pelaku memukuli korban menggunakan benda tumpul. Akibatnya, korban mengalami luka pada pipi kanan, di mata, luka robek pada kening sebelah kanan dan luka memar di kepala bagian atas belakang.

“Saat dianiaya tersebut korban berhasil lari menyelamatkan diri, sementara para pelaku merampas dan mambawa kabur mobil milik korban. Usai kejadian, korban melapor ke pihak kepolisian hingga kami mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Baca Juga :   Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Pendeta di OKI, Kapolda: Saya Sikat Habis Pelakunya

Masih dikatakannya, dari hasil penyelidikan tersebutlah Tim Shadow Walet (SW) Polres OKUT mengetahui identitas para pelaku hingga akhirnya pihaknya melakukan penyergapan tersangka Kartubin di Desa Air Paoh Baturaja Timur OKU yang berujung terjadi baku tembak antara pelaku dan petugas kepolisian.

“Dalam penyergapan tersebut, pelaku Kartubin melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api rakitan kepada anggota. Sehingga kami terpaska memberikan tindakan tegas dan terukur hingga pelaku berhasil dilumpuhkan usai dada sebelah kirinya tertembak sebanyak satu kali,” paparnya.

Dilanjutkannya, usai dilumpuhkan kemudian pelaku dibawa ke RSUD OKUT guna mendapatkan pertolongan medis.

“Akan tetapi, setiba di rumah sakit nyawa tersangka Kartubin tidak tertolong. Selain itu, dalam kasus ini kami juga berhasil menangkap empat pelaku lainnya di lokasi yang berbeda. Keeempat pelaku tersebut yaitu Nur Holid alias Bodong, Herman alias Jaya, Sainudin dan Alex. Kini keempat tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Polres OKUT,” tutupnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

2 Warga OKU Positif Covid-19 Diduga Terpapar di Palembang

Palembang, KoranSN Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) Sumsel, Yusri yang juga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.