Rabu , Januari 23 2019
Home / Gema Sriwijaya / Empat Lawang / Balon Bupati dan Wakil Bupati, Anamsyah-Djauhari Ditolak KPU

Balon Bupati dan Wakil Bupati, Anamsyah-Djauhari Ditolak KPU

Yulizar Dinoto-Kison saat menyerahkan berkas pendaftaran. (foto-fahlevi/koransn.com)

Empat Lawang, KoranSN

Dua pasang Bakal Calon (Balon) bupati dan wakil bupati Empat Lawang, Yulizar Dinoto-Kisom lalu Anamsyah-Djauhari Hora, Rabu (10/1/2018) mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati untuk periode 2018-2023.

Dari kedua pasang bakal calon tersebut, berkas untuk pasangan Yulizar Dinoto dan Kisom diterima, sedangkan untuk berkas Anamsyah dan Jauhari ditolak.

Ketua KPU Empat Lawang, Mobius Alhazan mengatakan untuk berkas pasangan Yulizar Dinoto dan Kisom diterima. Namun masih ada yang kurang.

“Berkas untuk pasangan Yulizar Dinoto dan Kisom diterima. Namun ada tujuh item yang tidak ada, tapi masih bisa dilengkapi dan menyusul sampai tanggal 16 januari,” kata Mobius.

Baca Juga :   Jaga Netralitas, Bupati Banyuasin Tidak Lakukan Safari Ramadhan

Sedangkan untuk syarat dukungan pasangan Yulizar Dinoto dan Kisom, Mobius menjelaskan, sesuai dengan tanggal yang ditentukan akan ditunggu dari 18 Januari-20 Januari.

“Yang jelas kekurangan kemarin itu setelah di verifikasi faktual di kali dua. Lalu setelah kekurangan sudah dikumpulkan masih akan kami lakukan verifikasi faktual lagi,” jelasnya.

Anamsyah-Djauhari saat memberikan berkas pendaftaran.

Untuk hasil, kata Mobius, lolos atau tidaknya akan ditetapkan saat menetapan padangan calon (Paslon). “Hasilnya dan kepastian akan kita umumkan saat penetapan paslon,” ujarnya.

Masih kata Mobius, untuk berkas pasangan Anamsyah dan Jauhari Hora ditolak karena sangat banyak kekurangan terutama dukungan partai politik yang tidak ada tanda tangan dari ketua umum partai yang mengusung.

Baca Juga :   Sanksi Tegas Untuk ASN Tidak Netral

“Alasan utamanya yakni karena tidak membawa dukungan dari partai politik sebagaimana yang diamanatkan undang-undang dari peraturan yang berlaku,” jelasny.

Lanjutnya, pasangan Anamsyah dan Jauhari Hora meminta waktu sampai batas akhir yakni jam 00:00 malam.

“Mereka mengaku akan melengkapi batas waktu akhir yakni jam 00:00, ya masih akan kita tunggu,” ujarnya.

Terpisah Anamsyah sempat menolak menerima penolakan berkas dari pihak KPU. Pihaknya mengaku akan melengkapi persyaratan batas akhir pendaftaran sampai jam 00:00 nanti malam.

“Kami masih menunggu batas akhir pendadtaran,” tandasnya. (foy)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kawasan Industri Hilir Lubuklinggau Akan Dibuat Jalur Kereta Api

Lubuklinggau, KoranSN Kawasan industri hilir di wilayah Selatan Kota Lubuklinggau akan segera dibuat jalur tersendiri ...