Bandar Ganja di Pagaralam Dibekuk

Ilustrasi. (foto-net)

Pagaralam, KoranSN

Dua bandar yang kerap mengedarkan narkoba di Pagaralam, kemarin dibekuk aparat Sat Reserse Narkoba Polres Pagaralam.
Keduanya yakni; Ehfit (36), seorang bandar yang kedapatan menyimpan delapan paket ganja seberat 19,83 gram dan Joko Suswanto (28), warga RT 07 RW 03 Kelurahan Sidorejo Kecamatan Pagaralam Selatan.

Kasat Reserse Narkoba Polres Pagaralam, AKP Boby Eltarik menjelaskan penangkapan kedua orang tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menjelaskan jika di kawasan Tebing Kenari 4 Kelurahan Bangun Rejo Kecamatan Pagaralam Utara akan adanya transaksi narkoba.

“Bermodal informasi itu, tim langsung berangkat ke lokasi. Ketika melihat tersangka Ehfit yang menunjukan gelagat mencurikan anggota langsung melakukan penyergapan. Alhasil, saat digeledah kita menemukan delapan bungkus paket ganja berada dalam penguasaan tersangka,” jelasnya.

Baca Juga :   Kepergok Warga, Pelaku Bobol Rumah Bersenpi Umbar Tembak

Setelah berhasil meringkus pengedar ganja itu, lanjut Boby pihaknya melakukan pengembangan hingga berhasil membekuk tersangka Joko Suswanto dikediamannya.

“Joko kita ringkus dikediamannya, seusai mengkonsumsi sabu dirumahnya,” ungkapnya.

Dia juga menyebutkan, jika hasil pengembangan dikediaman tersangka Joko, didapat satu paket sabu berbobot 0,2 gram beserta seperangkat alat hisap sabu berupa bong. Juga didapat satu paket ganja kering dengan berat bruto 0,96 g.

“Kedua tersangka sudah diamankan di Mapolres Pagaralam, guna pengembangan lebih lanjut. Mereka terancam dijerat UU No.

Baca Juga :   Kawanan Begal Motor Beraksi di Kawasan Talang Semut

35 tahun 2009 tentang narkotika,” katanya seraya mengatakan kasusnya masih dikembangkan lagi terkait peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pagaralam. (asn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy …