Home / Seputar Polresta / Bandar Narkoba di 13 Ilir Simpan Sabu di Bohlam Lampu

Bandar Narkoba di 13 Ilir Simpan Sabu di Bohlam Lampu

Kanit Reskrim Polsek IT I Palembang, Iptu Alkap menujukkan bohlam lampu yang di dalamnya terdapat paket Nakroba jenis sabu milik tersangka.(foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Berbagai cara dilakukan bandar Nakorba untuk mengelabuhi pihak kepolisian dalam mengedarkan Narkoba, seperti yang dilakukan Ibrahim (30), tersangka ini menyimpan paket sabu yang akan dijualkannya di dalam bohlam lampu yang terpasang di ruang tamunya.

Tersangka ditangkap pihak kepolisian Polsek IT I Palembang di kediamannya di Jalan Ali Gatmir Lorong Masawah Darat Kelurahan 13 Ilir Kecamatan IT I Palembang, usai polisi melakukan penyelikan terkait informasi dari masyarakat jika tersangka kerap mengedarkan Narkoba.

“Tersangka Ibrahim ini kami tangkap di rumahnya, awalnya saat disergap kami tidak mendapati barang bukti. Namun setelah rumah tersangka kami geledah, hasilnya ditemukan paket sabu seberat 1/4 gram yang disimpan tersangka di dalam bohlam lampu yang terpasang di ruang tamunya,” kata Kapolsek IT I Palembang, Kompol Edi Rahmat melalui Kanit Reskrim Iptu Alkap saat menggelar ungkap kasus penangkapan tersangka di Mapolsek IT I Palembang.

Baca Juga :   107 Rumah di Sungki Kertapati Terbakar, 532 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Masih dikatakan Kanit, dengan didapati barang bukti tersebut kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek IT I Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan diketahui jika tersangka merupakan bandar yang mengedarkan Narkoba jenis sabu di kawasan tersebut. Sedangkan dari pengakuannya, tersangka mengaku baru kali ini menjadi bandar Narkoba, namun kami tidak langsung percaya makanya kami masih melakukan pendalaman penyelidikan,” tegasnya.

Lanjut Kanit, kini tersangka telah diamankan di Mapolsek IT I untuk dilakukan proses hukum.

Baca Juga :   Kapolresta Tegaskan Pelaku Kejahatan Meresahkan di Palembang Berakhir di Liang Kubur

“Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 114 dan Pasal 112 UU RI No. 35 tahun 2009,” tandasnya.

Sementara tersangka Ibrahim mengaku, semua sabu yang diamankan pihak kepolisian tersebut didapatkannya dengan cara membelinya dari bandar besar Nakorba seharga Rp 800 ribu.

“Kemudian sabu itu saya pecah menjadi paket kecil yang setiap paketnya saya jualkan seharga Rp 250 ribu. Baru kali inilah saya menjadi bandar sabu, ini saya lakukan karena pekerjaan saya sebagai penjaga parkir tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” tutupnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Jual Satwa Lindung di Medsos, Warga Prabumulih Ditangkap Tipidter Polda Sumsel

Palembang, KoranSN Penyidik Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.