Minggu , Oktober 21 2018
Home / Headline / Bandar Narkoba di Tegal Binangun Ditembak Mati

Bandar Narkoba di Tegal Binangun Ditembak Mati

Wakapolresta Palembang, AKBP Prasetyo Purboyo menujukkan barang bukti senjata api rakitan dan narkoba jenis sabu yang diamankan dari tangan tersangka Aldo. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Aldo (42), bandar narkoba jenis sabu di kawasan Tegal Binangun Palembang, Senin (8/10/2018) tewas ditembak mati Tim Gabungan dari Sat Intelkam, Sat Reskrim dan Satres Narkoba Polresta Palembang. Tersangka menghembuskan nafas terakhir setelah timah panas polisi menembus bagian punggung tubuh tersangka.

Tewasnya tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Tegal Binangun Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Plaju ini, lantaran melakukan perlawanan dengan menembakan senjata api rakitan saat akan ditangkap hingga antara tersangka dan petugas terlibat baku tembak, yang berujung tewas ditembak matinya tersangka Aldo.

Wakapolresta Palembang, AKBP Prasetyo Purboyo saat menggelar rilis tewasnya tersangka di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang mengatakan, tewasnya ditembaknya tersangka bermula saat pihak kepolisian melakukan penyergapan terhadap tersangka yang saat kejadian sedang melintasi kawasan Tegal Binangun dengan mengendarai sepeda motor.

Jenazah Aldo saat berada di RS Bhyangkara Palembang.

“Saat disergap ternyata tersangka ini mencabut senjata api dari pinggannya lalu melakukan perlawanan dengan menembakan senjata api tersebut ke arah anggota kepolisian. Ketika terjadi baku tembak, polisi berlindung di balik mobil hingga tembakan tersangka mengenai mobil anggota. Kemudian polisi membalas tembakan tersangka sehingga tersangka tersungkur usai punggungnya terkena tembakan senjata api anggota,” ujarnya.

Baca Juga :   Niat Kerja di Palembang, Berujung ke Sel Tahanan

Masih dikatakan Prasetyo, setelah tersangka tertembak kemudian polisi melakukan penggeledahan di tubuh tersangka. Hasilnya didapati barang bukti berupa senjata api rakitan jenis revolver dan amunisi yang digunakan tersangka untuk melakukan perlawanan.

“Selain itu kami juga menemukan barang bukti 47 paket kecil narkoba jenis sabu siap edar. Narkoba tersebut ditemukan dari dalam tas selempang warna hitam yang dikenakan oleh tersangka,” ungkapnya.
Lebih jauh dikatakan Prasetyo, saat kejadian tersangka sempat dilarikan ke Rumah Sakit BARI namun di perjalanan tersangka meninggal dunia yang kemudian jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :   Tulis Ujaran Kebencian di Medsos, Warga Alang-Alang Lebar Ditangkap

“Tersangka Aldo ini sudah menjadi target operasi kami. Sebab dari informasi yang kami terima serta hasil dari penyelidikan yang dilakukan selama satu minggu belakangan ini, diketahui jika tersangka inilah yang selama ini mengedarkan sabu di kawasan Tegal Binangun. Dari itulah saat polisi mengetahui tersangka akan melintasi TKP, anggota langsung melakukan pemantauan dan penyergapan,” ujarnya.

Menurutnya, tersangka Aldo merupakan bandar narkoba di Kota Palembang yang berbahaya. Sebab, saat mengedarkan narkoba tersangka selalu mambawa senjata api rakitan.

“Jadi tersangka ini selalu membawa senjata api saat beraksi, makanya saat tersangka melakukan perlawanan anggota terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur sehingga membuat tersangka tewas ditembak. Dengan tewasnya tersangka, maka selanjutnya kami masih melakukan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya yang merupakan jaringan tersangka,” tandasnya. (ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Kaget Lihat Polisi Polsek Gandus, Sabu Terlepas dari Genggaman Ari

Palembang, KoranSN Ari Pratama (40), kaget saat melihat pihak kepolisian Polsek Gandus yang sedang patroli ...

error: Content is protected !!