Bandar Sabu Kenten Laut Diringkus

DIAMANKAN-  Ahmad Darmawi alias Mawi (kanan) tersangka bandar sabu ketika diintrogasi Kasubdit I AKBP Syahril Musa.

Palembang, SN

Tiga kali masuk penjara terjerat kasus pengedar narkoba jenis sabu tak membuat jera tersangka Ahmad Darmawi alias Mawi (69). Bandar sabu di kawasan Kenten Laut Banyuasin ini, Minggu (13/9) berhasil diringkus timsus I Ditres Narkoba Polda Sumsel.

Dari tangan tersangka yang tercatat sebagai warga Komplek Taman Sari Kelurahan Talang Kelapa Kenten Banyuasin ini, aparat kepolisian mengamankan barang bukti satu paket sedang sabu seberat 10,28 gram seharga Rp 10 juta.

Tersangka ditangkap polisi tak jauh dari kediamannya
yakni, di Komplek Perukoan Taman Sari. Didapati barang bukti tersangka langsung digiring ke Mapolda Sumsel untuk pemeriksaan lebihlanjut.

Baca Juga :   Upuzan Pemerkosa & Pembunuh Mahasiswi UIN RF di Muara Enim Mantan Napi Nusa Kambangan

Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel AKBP Syahril Musa, Senin (14/9) mengatakan, tersangka Ahmad Darmawi alias Mawi memang telah menjadi target operasi (TO) pihaknya karena tersangka kerap mengedarkan narkoba jenis sabu di kawasan Kenten Laut Banyuasin.

“Sebelumnya kita melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga dilakukan penyergapan. Saat penyergapan anggota langsung melakukan penggeledahan hingga didapati pakat sabu tersebut ditangan tersangka,”

Diungkapkan Syahril, tersangka memang sudah lama menjadi bandar sabu di kawasan tersebut. Bahkan tersangka diketahui sudah tiga kali ditangkap Polda Sumsel dan masuk penjara dengan kasus yang sama. “Atas perbuatanya tersangka kita jerat UU Narkotika Pasal112 dan 114 ,” tegasnya.

Baca Juga :   Simpan Sabu, Pengendara Motor Rayakan Idul Fitri di Penjara

Sementara tersangka Ahmad Darmawi alias Mawi enggat berkomentar banyak saat diwawancari wartawan. Ia hanya mengatakan jika diriny sudah tiga kali dipenjara karena menjadi pengedar sabu.

“Sudah 5 tahun aku jadi pengedar. Sabu itu saya dapatkan dari teman saya kemudian saya jual kembali. Terakhir tertangkap dan dipenjara saya divonis hakim 6 bulan penjara,” tutupnya. (ded)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

KPK Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Kasus Suap di PTDI

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan dua tersangka kasus suap kegiatan penjualan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.