Rabu , Januari 23 2019
Home / Lacak / Bandar Sabu PALI Tewas Ditembak BNN Sumsel Dalam Penangkapan di Palembang

Bandar Sabu PALI Tewas Ditembak BNN Sumsel Dalam Penangkapan di Palembang

Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Pol John Turman Panjaitan saat melihat jenazah bandar narkoba PALI di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Berakhir sudah karir ‘GI’ (23), bandar sabu di Kabupaten PALI, setelah timah panas petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, Kamis sore (8/8/2018) menerjang tubuhnya.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Tanah Abang Utara Kabupaten PALI ini tewas ditembak mati, saat petugas BNN melakukan penyergapan dan penangkapan tersangka di depan salah satu hotel yang berada di Jalan Puncak Sekuning Kecamatan IB I Palembang.

Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Pol John Turman Panjaitan, Jumat (10/8/2018) mengungkapkan, dalam kasus ini pihaknya menangkap lima tersangka dengan barang bukti 17 Kg sabu yang disimpan para tersangka di dalam kemasan teh Cina.

Dari kelima tersangka yang ditangkap dua ditembak mati, keduanya merupakan bandar, terdiri dari; satu bandar narkoba dari Medan yang berperan membawa sabu tersebut dengan mengendarai mobil, sementara satu tersangka lagi merupakan bandar dari Kabupaten PALI yang berperan menerima narkoba tersebut di Palembang.

Baca Juga :   Kecanduan Sabu, Maizal Bobol Counter HP di Rimba Kemuning

“Adapun dua tersangka yang ditembak mati, yakni ‘ER’ (38) warga Dusun Bukit Tua PD Tualang Medan Sumatera Utara dan dan tersangka ‘GI’ (23), warga PALI. Sedangkan tiga tersangka lainnya ditangkap dalam kondisi hidup, mereka yaitu; ‘SU’ (38), warga Dusun Telok Berahol Desa Besilam Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat Medan, ‘MI’ (47) warga Blok C Desa Rambai Jaya Kecamatan Kampas Kabupaten Indra Hilir serta tersangka ‘HI’ (21) warga Jalan Merdeka Kelurahan Tanah Abang Utara Kecamatan Tanah Abang PALI,” katanya saat gelar ungkap kasus di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Baca Juga :   Sebelum Dipenggal, Kepala Gustiawan Dibacok Puluhan Kali

Diungkapkan John, terungkapnya kasus tersebut bermula dari pihaknya mendapati informasi dari masyarakat hingga dilakukan penyelidikan dan penyergapan.

“Saat kelima tersangka bertemu hendak menyerahkan dan menerima narkoba 17 Kg tersebut, langsung kami hantam. Hasilnya, dua pelaku tewas ditembak karena melakukan perlawanan,” tegasnya.

Lanjutnya, dengan terungkapnya kasus tersebut kini pihaknya masih melakukan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya yang terlibat dalam jaringan para tersangka.

“Kasusnya masih kami kembangkan. Bahkan kami berkoordinasi dengan BNN RI dan BNN Medan,” ujarnya.

Labih jauh dikatakannya, dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan diketahui jika 17 Kg sabu tersebut dibawa dari Medan untuk diedarkan di Palembang dan sejumlah wilayah di Sumsel.

“Para tersangka ini merupakan jaringan internasional, namun untuk negara asal sabu yang diamankan dari para tersangka masih kami lakukan penyelidikan dan pemeriksaan guna mengetahui berapa kuat kandungan narkoba yang ada dalam sabu tersebut,” tutup. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Sabu dan Ekstasi 45 M Dimusnahkan

Palembang, KoranSN Sebanyak 13,5 Kg sabu dan 5.550 butir ekstasi dengan nilai Rp 45 miliar, ...