Bangunan GOR 2014 Terbengkalai dan Diduga Jadi Tempat Mesum

Tampak Bangunan GOR 2014 yang terbengkalai.(foto-siryanto/koransn)

Banyuasin, KoranSN

Sudah lima tahun lebih proyek pembangunan gedung olahraga (GOR) di Kabupaten Banyuasin tidak kunjung selesai. Bangunan megah yang telah menghabiskan anggaran senilai Rp 14,8 miliar dari APBD Provinsi Sumsel tahun 2014 tersebut, terbengkalai dan tidak punya fungsi sama sekali. Bahkan ironisnya, lokasi itu diduga dijadikan tempat mesum oknum remaja. Pasalnya, banyak ditemukan pembalut wanita dan kondom.

Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Banyuasin Merki Bakri, mengatakan, Pemkab Banyuasin akan berupaya mencari anggaran untuk melanjutkan pembangunan GOR yang pernah dibangun sejak tahun 2014 lalu.

Baca Juga :   Dinkes Banyuasin Canangkan Program Cegah Stunting

“Kata bupati, GOR itu akan dibantu oleh PT BA melalui dana CSR sebesar Rp60 Miliar, jadi kita menunggu dana itu untuk melanjutkan pembangunan,” kata dia, Selasa (18/6/2019).

Dikatakannya, pembangunan gedung olahraga akan diproyeksikan pada tahun 2020 akan datang. Sebab pembangunan GOR merupakan salah satu prioritas dan ditargetkan selesai dalam waktu yang singkat.

“Pemkab juga akan berjuang mencari anggaran ke pemerintah pusat dan provinsi, karena selama ini terkendala Asian Games. Jadi anggaran banyak tersedot di kegiatan itu, tapi kita sudah dibantu GOR Mini, untuk GOR besarnya mohon bersabar,” pungkasnya.

Terpisah, Murdiono (32), warga Banyuasin, menyebut, bangunan GOR dinilai hanya menghabiskan uang rakyat. “Uang miliaran itu bukan sedikit, coba lihat wujud bangunan itu, sudah banyak uang rakyat disana tapi malah bangunan itu dijadikan tempat maksiat. Coba pikir, uang miliaran itu jika dialokasikan ke beasiswa bagi anak-anak kurang mampu untuk kuliah, sudah berapa sarjana yang lahir akan menjadi aset daerah kita,” cetusnya. (sir)

Baca Juga :   Sosialisasi Virus Corona dan New Normal
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kampanyekan Prokes Adaptasi Kebiasaan Baru

Banyuasin, KoranSN Sehubungan penerapan adaptasi kebiasaan baru di era pandemi saat ini, Polsek Muara Telang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.