Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Dari Desa ke Desa / Banjir Bandang Mengakibatkan 28 Jembatan Rusak di Lebak

Banjir Bandang Mengakibatkan 28 Jembatan Rusak di Lebak

Banjir bandang menyebabkan 28 jembatan di enam kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten, rusak. (foto-antaranews)

Lebak Banten, KoranSN

Banjir bandang akibat luapan air Sungai Ciberang sepanjang, Rabu (1/1/2020) menyebabkan 28 jembatan permanen dan jembatan gantung di enam kecamatan di Kabupaten Lebak rusak menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi saat dihubungi dari Lebak, Jumat (3/1/2020) mengatakan, bahwa kerusakan jembatan-jembatan tersebut berdampak pada kegiatan pengangkutan hasil bumi di daerah-daerah yang terdampak banjir di Kabupaten Lebak.

Baca Juga :   AJK Sampaikan Aspirasi ke Bupati Musirawas

Ia menambahkan, kerusakan jembatan juga membuat warga beberapa desa di Kecamatan Lebak Gedong dan Kecamatan Sajira kesulitan mengakses bantuan evakuasi dan bantuan pangan.

Kaprawi berharap, jembatan-jembatan yang rusak akibat banjir bisa segera diperbaiki agar aktivitas penanganan dampak bencana tidak terhambat dan kegiatan ekonomi warga tidak lama terganggu.

“Selain jembatan putus juga tiga unit gedung sekolah roboh dan jalan sepanjang 40 meter yang ambles,” katanya.

Banjir menyebabkan kerusakan pada bangunan SDN I dan SDN II Desa Banjarsari serta SMPN 4 Lebak Gedong di Kecamatan Lebak Gedong.

Baca Juga :   Relokasi Pedagang ke PTM Ditunda

BPBD Lebak sudah melaporkan kerusakan infrastruktur jembatan dan gedung sekolah akibat bencana banjir kepada pemerintah daerah agar bisa segera diperbaiki.

Banjir melanda 27 desa di enam kecamatan di Lebak. Bencana itu menyebabkan tiga orang terseret banjir sehingga meninggal dunia.

Nunu, seorang relawan Kecamatan Cipanas, mengingatkan warga yang tinggal di tepi bantaran Sungai Ciujung agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengingatkan warga, jika hujan lebat lebih dari lima jam sebaiknya mengungsi ke lokasi yang aman dari ancaman bencana banjir dan longsor,” katanya. (Antara/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Hari Kelima Pendaftaran, KPU Mura Terima 150 Berkas Calon PPK

Musirawas, KoranSN Antusiasme masyarakat Kabupaten Musirawas (Mura) menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pemilihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat