Home / Gema Sriwijaya / Banjir di Sukadana & Celikah Kayuagung Kian Parah

Banjir di Sukadana & Celikah Kayuagung Kian Parah

Perwakilan Pemkab OKI saat meninjau lokasi banjir. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Pemukiman warga Kelurahan Sukadana dan Desa Celikah Kecamatan Kota Kayuagung kembali kebanjiran. Banjir kali ini kian parah dibandingkan kejadian serupa pada April lalu.

Kedua wilayah ini mulai kebanjiran sejak tahun ini karena adanya penimbunan rawa rawa untuk pembangunan jalan tol Kayuagung-Jakabaring di Desa Celikah. Padahal sudah puluhan bahkan ratusan tahun tak pernah mengalami banjir.

Hujan deras yang terjadi beruntun dalam beberapa hari ini mengakibatkan puluhan rumah terendam. Ketinggian air ada yang mencapai lebih dari 50 cm merendam sejumlah rumah. Wargapun kesal dan meminta pemerintah memberikan solusi.

“Aliran air masuk dari Sungai Komering melalui sungai buntu, kita kurangi debitnya yang masuk ke Sukadana dan Celikah. Setelah debit air berkurang kita lakukan pengeringan di wilayah yang terendam banjir. Itu jangka pendek,: ungkap Sekda OKI H Husin SPd MM saat memimpin rapat dengan warga dan pelaksana proyek tol kemarin.

Baca Juga :   Kapolda Pastikan Pilkada Lubuklinggau Aman

Untuk jangka panjang menurut Husin akan dilakukan koordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai terkait tata kelola manajemen air Sungai Komering. “Kita ini berada di Delta dua sungai besar, Sungai Komering dan Sungai Ogan jadi mau tidak mau wilayah kita yang berada di dataran rendah ini akan terendam banjir jika hujan turun lebat. Menutup sementara aliran sungai komering bisa jadi solusi sementara mengatasi banjir di Sukadana,”jelas Husin.

Banjir yang menggenangi rumah warga di Kelurahan Sukadana dan Desa Celikah tersebut diduga akibat penimbunan jalan tol membuat air menggenang tertahan timbunan tanah dan membanjiri rumah warga. Penimbunan jalan tol itu menurut Kemal Al Kautsar selaku Ketua RT 3 Purnajaya yang terendam banjir mengakibatkan naiknya debit air hingga menggenangi rumah warga.

Baca Juga :   Truck Indomaret Dirampok

“ini yang kedua kali di tahun ini. Sebelumnya pada April lalu rumah kami terkurung banjir. Kami minta solusi dari Pemerintah atau orang yang bisa menyelesaikan masalah. Tidak seperti yang lalu kami dimanfaatkan oknum,”tungkasnya di Kantor Bupati OKI, Senin (27/11/2017).

Site Area Manager PT Prima Indojaya Mandiri (PIM) Hendra Oktavera selaku pelaksana pembangunan ruas tol pada STA 0 sampai dengan STA 200 mengatakan, pihaknya sudah membangun sebanyak 13 block culvert sebagai penyeimbang air di sisi kanan dan kiri jalan tol dengan lebar 10 m dan muka 13 m.

Terkait banjir yang menggenangi rumah warga menurut Hendra, sudah menjadi tanggungjawab perusahaan untuk melaksanakan proyek tanpa mengganggu eksosistem yang ada baik dalam pelaksanaan maupun selesainya proyek ini nanti. (iso)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Sidak, Sekda Lahat Januarsyah Temukan Banyak ASN Bolos dan Ruangan Kantor Terkunci

Lahat, KoranSN Tingkat disiplin ASN di Kabupaten Lahat masih jauh dari kata sempurna. Sebab masih …