Home / Editorial / Banyaknya Problem Kota yang Harus Dibenahi

Banyaknya Problem Kota yang Harus Dibenahi

Macet salah satu yang dialami Kota Palembang. (Foto-sn/Ferdinand Deffryansyah)
Macet salah satu yang dialami Kota Palembang. (Foto-sn/Ferdinand Deffryansyah)

KOTA Palembang yang makin menggeliat dengan banyak pembangunan, pendatang makin ramai, investor makin berminat, kini makin semarak dengan pertumbuhan yang cepat.

Kita sebagai warga Kota Palembang menjadi saksi, betapa percepatan begitu terasa. Terutama menjelang Asian Games 2018, di pusat kota sangat terasa makin ramai, makin sibuk, bahkan kemacetan lalulintas menjadi problem.

Kita juga menjadi saksi, saat  ini kebersihan tak lagi terjaga. Bukan hal yang sulit untuk menemukan sampah di jalanan. Dan kini ada kebiasaan baru yang sering kita lihat, ada oknum warga yang dengan santainya membuang sampah sembarangan.

Kita bandingkan dengan dulu, sampah sangat sulit ditemui di jalanan, kemudian warganya juga ‘takut’ untuk membuang sampah bukan pada tempatnya.

Tugas kita sama-sama untuk menjaga kebersihan kota kita. Tak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. Intinya percuma kalau jalanan terus disapu petugas, tetapi warganya dengan seenaknya membuang sampah.

Kemudian yang saat ini menjadi catatan, kotak sampah yang harusnya tersedia di banyak tempat, kini jumlahnya sangat minim. Bagaimana mau buang sampah, kalau kotak sampahnya tak ada.

Baca Juga :   SABM Sumsel Tuntut Palembang Segera Miliki Wawako

Begitu juga sungai, anak sungai, gorong-gorong, dan parit. Bukan rahasia lagi, kalau semuanya kini penuh dengan sampah. Bahkan terakhir perangkat Pemkot terus membersihkan semuanya dengan gotong royong. Yang harus disadarkan adalah masyarakat, untuk membuang sampah pada tempatnya. Gunakan perangkat RT, Kelurahan, RW, sekolah-sekolah, sampai komunitas terkecil, tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan.

Problem lainnya adalah soal keamanan, karena sekarang kita sering mendengar banyaknya tindak kriminal, jambret, begal, dan tindakan yang merugikan lainnya. Kota Palembang adalah jantungnya Provinsi Sumsel dan akan menjadi persinggahan banyak tamu dari negara-negara di Asia.

Untuk itu keamanan harus dikendalikan. Jangan sampai citra kota yang banyak tindak kriminal akan mengganggu dan membuat pendatang menjadi takut. Untuk itu, sudah saatnya Pemkot bekerjasama dengan aparat kepolisian untuk menjaga keamanan kota.

Menjaga lokasi wisata dan keramaian harus diutamakan. Misalnya dulu, kalau dulu berjalan-jalan dan menyusuri plaza Benteng Kuto Besak begitu nyaman, tetapi kini orang parkir sudah seenaknya.

Baca Juga :   Dari Fotografi untuk Negeri

Tak hanya itu pedagang sudah sangat banyak, hal ini harus diatur sebaik mungkin agar kenyamanan pendatang dan wisatawan menjadi nyaman. Parkir dan pedagang tentu akan sangat mau diatur dengan baik, karena mereka juga akan terbantu dengan pengaturan yang baik.

Kemudian kebersihan dan ketertiban Pasar 16 juga harus diutamakan. Dulu sempat pasar tradisional dibanggakan, karena  semula pasar ini semrawut dan kotor. Kemudian menjadi teratur, bersih, dan  terjaga. Tentu Pemkot Palembang dapat mengembalikan  kondisi tersebut. Jalinlah kerjasama dengan semua pihak, tentu warga akan senang kalau suasana bersih dan rapi. Karena kalau demikian, para pedagang dan pembali akan nyaman.

Begitu banyaknya problem Kota Palembang yang harus diselesaikan. Cita-cita  untuk menjadi Palembang menjadi kota internasioal, hendaknya dirintis sejak sekarang. Karena semua tak bisa dilakukan tiba-tiba atau buru-buru.

Kita warga Kota Palembang ingin saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018, kita menjadi tuan rumah yang baik dan tentu saja dengan harapan bagi pendatang yang jumlahnya ribuan, Kota Palembang akan membekas dalam sejarah hidup mereka. Insyaallah Bisa! (Agus Harizal)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Pengabdian Tanpa Akhir Sang Mantan Gubernur Sumsel

  Oleh Zulkarnain Alregar KETIKA pertama kali Provini Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.