Home / Banyuasin Bangkit / Banyuasin Akan Kembangkan Pulau Ekor Tikus Sebagai Lokasi Wisata yang Potensial

Banyuasin Akan Kembangkan Pulau Ekor Tikus Sebagai Lokasi Wisata yang Potensial

Keindahan Pulau Ekor Tikus yang akan dikembangkan sebagai lokasi wisata. (foto-humas pemkab banyuasin)

PEMERINTAH Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan akan mengembangkan Pulau Ekor Tikus atau Pulau Alangan Tikus yang berada dalam wilayah Desa Sungsang 2, Kecamatan Banyuasin II, sebagai lokasi wisata yang potensial.

Suasana alam yang menawan mengisyaratan lokasi ini mirip kawasan wisata di Raja Empat ataupun wisata sungai di Mekong Vietnam. Letaknya juga mudah dikunjungi dengan melalui akses Jalan sungai dan laut yang tidak terlalu jauh dari pelabuhan Tanjung Siapi-api (TAA) hanya berkisar waktu 20 menit sudah dapat sampai.

Kepala Bappeda Litbang, Erwin Ibrahim, menjelaskan bahwa dari beberapa pulau yang ada diantaranya sangat potensi dalam pengembangan Ekowisata. Seperti Pulau Ekor Tikus atau Pulau Alangan Tikus yang dapat dikunjungi dengan melalui akses Jalan sungai dan laut yang tidak terlalu jauh dari pelabuhan Tanjung Siapi-api (TAA) hanya berkisar waktu 20 menit sudah dapat sampai.

“Jadi kita akan tawarkan ke beberbagai pihak untuk pengembangan Ekowisata di Kabupaten Banyuasin,” Kata Erwin Ibrahim saat berkunjung ke Pulau Ekor Tikus di perairan Desa Sungsang II, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin.

Baca Juga :   Program Bupati H Askolani Dokter Masuk Desa Layani Kesehatan Masyarakat

Dirinya menjelaskan, dalam pengembangannya juga sangat dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Selain itu, lokasi pulau yang sangat Geografis sangatlah di butuhkan perencanaan yang matang dalam pengembangannya.

“Master plan-nya akan kita siapkan terlebih dahulu dan Seperti hari ini kita kerjasama melakukan kegiatan kunjungan yang dibiayai oleh pihak ZSL dan tidak menggunakan dana APBD,” tegasnya.

Erwin juga mengungkapkan dari kunjungan kali ini, pihaknya melihat juga beberapa pulau yang belum memiliki nama dan diantara pulau yang di lihatnya seperti Pulau Ekor Tikus, Pulau Payung dan satu Pulau yang tidak memiliki nama, merupakan lokasi tempat hidupnya burung-burung Migran dan juga kawasan Habitat ikan dan Udang yang besar.

“Itu tempat habitat hewan-hewan itu, dan satu pulau tak ada nama itu mirip seperti kAwasan Pulau di Raja Ampat keindahannya,” ucapnya.

Sementara itu, Sardi Winata, Program Manager Life Lihut Dari ZSL Kelola Sendang mengatakan, pihaknya melihat Kabupaten Banyuasin sebagai lokasi ekowisata yang sangat baik jika di kembangkan dan telah memasukkan dalam projek yang ada dalam program pihaknya, sebagai lokasi tujuan wisata nantinya.

Baca Juga :   Bupati Banyuasin H Askolani Beri Bantuan Korban Kebakaran di Seterio

Oleh karna itu, beberapa pulau dan kawasan Desa Sungsang II di Kecamatan Banyuasin II yang juga masuk di kawasan Taman Nasional Sembilang merupakan kawasan yang memiliki banyak Pulau dan keasriannya masih terjaga.

“Sekarang ini semua orang berbicara tentang wisata. Jadi kita lakukan studi terlebih dahulu dan kita tidak bicara tentang wisata lokal saja bahkan kita akan bicara secara nasional dan internaiaonal kedepannya.

Kawasan ini akan dikembangkan menjadi destinasi wisata yang mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan,” ujarnya.

Camat Banyuasin II Salinan mengatakan, asal mula nama Pulau Alangan Tikus karena pulau ini berbentuk seperti ekor tikus.

Menyikapi ini Bupati Banyuasin H Askolani meminta Bappeda Litbang dan OPD terkait untuk menyusun Fisibility Studi (FS) dan menggandeng Multi Stake Holder untuk menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata. “Pulau ini mirip Raja Ampat dan kawasan Sungai Mekong Vietnam, sangat indah dan asri, tidak kalah dengan daerah daerah wisata di mancanegara bahkan mirip dengan daerah wisat sungai Mekong Vietnam,” kata dia. (sir)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kepengurusan DPC LAN Banyuasin Terbentuk

Banyuasin, KoranSN Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Banyuasin, resmi terbentuk, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.