Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Banyuasin Bangkit / Banyuasin Miliki Empat Pilar Banyuasin Sehat

Banyuasin Miliki Empat Pilar Banyuasin Sehat

Bupati Banyuasin H. Askolani. (foto-siryanto/koransn)

Banyuasin, KoranSN

Dalam rangka peningkatan pentingnya hidup sehat serta berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuasin memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 di Gedung Graha Sedulang Setudung, Jumat (29/11/2019).

Peringatan HKN ke-55 ini dibuka langsung oleh Bupati Banyuasin H. Askolani.

Kadinkes Banyuasin Masagus M. Hakim dalam sambutannya menyampaikan laporan 4 pilar Banyuasin Sehat yang terdiri dari 1 dokter 1 desa, pelayanan kesehatan berbasis e-KTP, Puskesmas rawat inap, pelayanan 24 jam dan Posyandu multifungsi.

“Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyuasin sekarang sudah canggih, terdapat sistem integrasi ruangan operasi (SIRO), bertambah lagi Puskesmas Tanjung Lago dan Puskesmas Mekarsari sekarang sudah bisa melayani pasien rawat inap,” katanya.

Baca Juga :   Design Gerbang Selamat Datang Dilombakan

Di tahun 2019 ini jelas dia, diberikan kendaraan operasional kepada 5 Puskesmas terbaik, terdiri dari: 2 unit speed boat, 1 unit motor Nmax, 1 unit motor trail, 2 unit motor roda tiga pusling, dan 1 unit mobil ambulance.

Selanjutnya Kadinkes melaporkan, keluarga sehat berdasarkan tabel pendataan keluarga sehat di 33 Puskesmas Kabupaten Banyuasin pada tahun 2019 terdapat 5 pra keluarga sehat, yakni Sukaraja, Sembawa, Mariana, Daya Utama, Jakabaring.

“Insya Allah kami akan berupaya memberikan inovasi-inovasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya Banyuasin yang tercinta ini,” tandasnya.

Sementara itu Bupati Banyuasin Askolani saat membuka acara secara resmi peringatan HKN ke-55 ini mengatakan bahwa ini merupakan momentum untuk merefleksikan sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan.

Baca Juga :   Operasi Zebra Hari ke-6 Jaring 71 Pelanggar

“Artinya, di Banyuasin masih banyak masyarakat yang belum sehat. Kita harus memberikan pelayanan Prima untuk Masyarakat Banyuasin. Untuk itu, perlunya upaya inovasi di bidang layanan kesehatan. Inovasi yang dimaksud bertujuan untuk melakukan efisiensi tindakan-tindakan yang mahal dengan terobosan-terobosan yang baru,” ungkapnya.

Pada acara ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin dengan Ketua TP-PKK Kabupaten Banyuasin tentang peran Duta Cegah Stunting dalam pelaksanaan program prioritas nasional untuk pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Banyuasin. (sir)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas

Banyuasin, KoranSN Dengan direali sasikannya dana desa (DD) tahap ke-3 tahun 2019, Kepala Desa Lubuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.