Bawa Ineks, Dua Pemuda Terjaring Razia

Kedua tersangka saat diamankan petugas kepolisian. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Sedikitnya, 10 butir narkoba jenis ineks berhasil dijaring jajaran Kepolisian Tanah Abang pimpinan AKP Sibero SH dari tangan tersangka Suparyanto (33), warga Dusun III, Desa Tanjung Telam, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih dan Asriadi (36), warga Dusun II Desa Talang Nangka, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim.

Dua tersangka tersebut berhasil diciduk, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 21.30 WIB di Simpang Tiga, Jalan Umum, Desa Tanjung Dalam menuju Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat hendak melintas dengan mengendarai sepeda motor.

Petugas yang telah menunggunya, langsung terlihat oleh kedua tersangka sehingga membuat keduanya mencoba melarikan diri dan hendak membuang 10 butir ineks warna coklat berlogo bintang yang terbungkus plastik klip ke semak-semak. Namun, aksinya tersebut keburu terlihat polisi.

Baca Juga :   Pengecoran Jalan di Gandus Telan Korban Jiwa

Tak ayal dirinya langsung diciduk petugas, sehingga dirinya tidak berkutik lagi dan langsung dilakukan pemeriksaan di tubuh keduanya, namun tidak ditemukan barang bukti lainya ataupun senjata tajam (sajam) serta senjata api rakitan (Senpira). Setelah itu keduanya langsung digiring ke Mapolsek Tanah Abang.

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIK melalui Kabag Humas Polres Muara Enim, AKP Arsyad disampaikan oleh Kapolsek Tanah Abang AKP Sibero SH mengatakan, kedua tersangka dikenakan Pasal 114 dan 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Keduanya hendak melarikan diri dan membuang 10 butir ineks tersebut ke semak-semak. Namun anggota kita keburu mengetahuinya dan langsung mengamankan kedua tersangka, lalu melakukan pencarian 10 butir ineks tersebut dan berhasil ditemukan,” terangnya Kamis (12/10/2017).

Baca Juga :   Sehari Pasca Nodong, 1 Residivis Diringkus 1 Buron

Sementara kedua tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari tangan rekanya ‘AD’ (DPO).
“Bandar tersebut tinggal di Kabupaten Ogan Ilir. Namanya, ‘AD’,” akun Suparyanto salah satu tersangka di hadapan petugas Polsek Tanah Abang. (ans)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Harun Masiku Disebut Punya “Funder” Galang Dana Bagi Wahyu Setiawan

Jakarta, KoranSN Kader PDI-Perjuangan, Harun Masiku disebut memiliki penyandang dana (funder) untuk memberikan dana kepada …