Bawa Sabu dan Badik, Dedi Ditangkap

tersangka-prema-bawa-sabu-dan-badik
Tersangka Dedi. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kedapatan membawa sabu dan sebilah badik saat nongrong di tempat-tempat ‘ngetem’ angkot di kawasan simpang sungki, Dedi Haryadi alias Dedi (37), warga Jalan KI Marogan Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati, Kamis (1/12/2016) ditangkap Sat Reskrim Polsek Kertapati.

Kapolsek Kertapati Iptu Deli Haris yang turut didampingi Kanit Reskrim Ipda M Uzir mengatakan, tertangkapnya tersangka bertato ini berawal dari banyaknya laporan masyarakat yang resah akan peredaran narkoba yang diduga dikendalikan tersangka.

“Selain menjadi bandar sabu, tersangka ini juga dikenal sebagai preman yang sering memalaki sopir-sopir angkot. Menindaklanjuti laporan tersebut kita langsung melakukan penyelidikan hingga melakukan penggerebekan dikediaman tersangka,” jelas Kapolsek.

Baca Juga :   Tamu Hotel di Lubuklinggau Ditemukan Tewas

Alhasil, saat dilakukan penggeledahan dirumah tersangka pihaknya menemukan satu paket sabu siap edar dan sebilah badik yang disembunyikan dibalik pinggang tersangka.

Menurut Kapolsek, atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal berlapis yakni; UU No 35 tentang narkotika yang ancamannya kurungan diatas lima tahun penjara, dan UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman diatas lima tahun penjara. “terangka terjerat pasal berlapis,” tutupnya.

Sedangkan tersangka Dedi mengaku jika ia bukan seorang bandar, hanya pemakai. Untuk barang bukti yang disita petugas dari kediamannya, diakuinya, adalah sabu yang baru dibelinya dari tetangga dekat rumahnya.

Baca Juga :   KPK Konfirmasi Ade Setiana Soal Tupoksi Wali Kota Banjar

“Sabu itu, rencananya akan saya pakai bersama teman-teman. Saya beli seharga Rp 100 ribu. Sumpah saya bukan bandar seperti yang dituduhkan polisi. Kalau untuk sajam, memang selalu saya bawa, untuk jaga diri. Saya punya musuh bebuyutan,” jelasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Ketua KPK Prihatin 26 dari 34 Provinsi Terjadi Kasus Korupsi

Jakarta, KoranSN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengaku prihatin karena 26 dari 34 …