Home / Nasional / Bawaslu: Masih Ada Celah Politik Uang di Pemilu 2019

Bawaslu: Masih Ada Celah Politik Uang di Pemilu 2019


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Diskusi soal Pemilu 2019 di Lemhannas. (foto-net/detiknews.com)

Jakarta, KoranSN

Bawaslu RI menyampaikan ada celah politik uang di UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Sebeb dalam peraturan itu, pihak yang bisa dijerat dengan politik uang hanya peserta pemilu dan penyelenggara.

“Desain dari UU 7 tahun 2017, subjek secara eksplisit disebutkan, yaitu peserta pemilu, tim kampanye, dan pelaksana. Jika dilakukan subjek lain, maka tidak penuhi unsur politik uang,” ucap komisioner Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo dalam diskusi di Lemhannas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2018).

Menurutnya, partai politik bisa lakukan politik uang dengan cara menggunakan orang ketiga. Maka, hal ini harus jadi perhatian dalam pembahasan peraturan baru soal Pemilu.

Baca Juga :   Semarak Kemeriahan Hut TNI ke 73 (FOTO)

“Menurut saya, ini celah yang bisa dimanfaatkan untuk menggunakan tangan orang lain dalam lakukan politik uang. Salah satu hal yang harus kita kritisi, dalam hal regulasi,” ucap Ratna.

Selain soal politik uang, Ratna menyebut perlu ada peraturan tentang mahar politik. Hal ini perlu dibahas agar membuat pemilu semakin baik.

“Ini (politik uang dan mahar politik) aspek penegakan hukum yang perlu kita perbaiki ke depan,” ucap Retno.

Sementara itu, Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate menyebut kampanye menjadi masa partai politik untuk mentransfer pemikiran kepada pemilih. Hal ini untuk menghindari pemilih yang berdasarkan kedekatan dan kesamaan.

Baca Juga :   Survei Cyrus: Cuma Prabowo Penantang Kuat Jokowi

“Ruang transmisi harus dibuka seluas luasnya agar ketahui program, visi, misi, dan memilih atas dasar visi dan misi,” ucap Johnny.

“Pada kontestasi Pemilu 2019 dari analisa kami, akan sedikit ditandai dengan struktur rasa, persamaan agama dan sebagainya. Tapi akan lebih di sisi dengan kontestasi gagasan perekonomian,” sambung dia.
(detikcom)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Mendagri Sarankan Bupati Mandailing Natal Lanjutkan Jabatannya

Jakarta, KoranSN Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengaku segera mengundang Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan …