Bawaslu Muratara Gelar Rakor Bersama Kejari dan Polres

Tampak Rakor Gakkumdu sedang berlangsung. (foto-sunardi/koransn)

Muratara, KoranSN

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar rapat koordinasi (Rakor) Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tahun 2020, bertempat di Aula Hotel Dewinda Lubuklinggau, Senin (27/7/2020).

Rakor tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Muratara Munawir, Kapolres Muratara AKBP Adhi Witanto yang diwakiki oleh Kasat Reskrim Polres Muratara AKP Dedi Rahmad Hidayat, Kasi Pidum Kajari Lubuk Linggau Faiq Nur Fiqri Sofa, Komisioner Bawaslu divisi Pengawasan Ali Asek, Anggota Polres Muratara, Anggota Kejaksaan Negeri Lubuklinggau dan Anggota Panwaslu Kabupaten Muratara.

Ketua Bawaslu Muratara, Munawir mengatakan pembentukan Sentra Gakkumdu bertujuan untuk menangani tindak pidana Pemilu sebagai implementasi amanat Undang undang dan peraturan bersama.

“Inti keberhasilan sentra Gakkumdu adalah kekompakan,” kata Munawir.

Ia menjelaskan situasi Gakkumdu pada bulan Maret dan April dibekukan kemudian dibuka kembali pada Juni 2020.

“Saat ini di tiga kabupaten/kota sudah masuk tahapan Pemilu karna ada calon perseorangan,” jelasnya.

Menurutnya, dalam Pilkada nanti anak-anak dan ASN rawan terlibat dalam Pemilu, oleh sebab itu dirinya menyambut baik dan mengharapkan kinerja Gakkumdu agar dapat bekerja secara optimal dan profesional dalam proses tindak lanjut pemilu.

Baca Juga :   Pemdes Noman Gelar Sosialisasi Siaga Bencana

Sementara itu Kapolres Muratara, AKBP Adhi Witanto melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmad Hidayat mengatakan sejak awal unsur dari Kepolisian telah mempersiapkan diri menjelang pelaksanaan Pilkada khususnya penindakan dalam pelanggaran Pilkada bilamana ditemukan unsur pidananya, bahkan dari Polres Muratara sudah membentuk tim cyber guna mengantisipasi potensi gangguan pilkada tahun 2020 ini.

“Polres Muratara juga telah memonitor dan patroli Syber dunia maya terkait postingan yang sifatnya mengandung ujaran kebencian, sara dan lain sebagainya,” katanya.

Ia berharap kepada sentra Gakkumdu untuk selalu berkoordinasi setiap permasalahan yang ada.

“Mari bersama sama kita setra Gakkumdu saling berkoordinasi sehingga tugas kita semakin ringan. Dalam hal ini perlu dilibatkan juga kanit reskrim, kanit Intel dan bhabin Polsek sejak dini agar dilakukan koordinasi di Polres Muratara,” harapnya.

Di tempat yang sama Kasipidum Kajari Lubuklinggau, Faiq Nur Fiqri Sofa mengungkapkan persiapan Gakkumdu pada unsur Kejaksaan untuk Pilkada Muratara sudah dipersiapkan sejak lama.

Baca Juga :   Masyarakat Kecewa GI Gagal Dibangun

“Kejaksaan bersedia melakukan koordinasi setiap ada laporan dugaan tindak pidana pemilu namun diberitahu sejak dini mengingat jarak dari lubuk linggau ke Muratara,” katanya.

Untuk persamaan persepsi lanjut Kasi Pidum, yang melaksanakan expise atau rilis dari perkara ditangani dari Komisioner Bawaslu.

Sementara Koordinator Pengawas Pemilu Kabupaten Muratara, Ali Asek mengatakan, potensi pidana Pemilu bisa saja terjadi bilamana ada warga yang memberikan keterangan tidak benar untuk daftar pemilih, memalsukan data pada daftar pemilih, menghalang halangi seseorang untuk mendaftar sebagai pemilih, menyebabkan orang lain tidak masuk sebagai daftar pemilih.

“Potensi pidana ditahap pencalonan terjadi apabila adanya penyelenggara ataupun masyarakat yang menghalangi seseorang untuk menjadi calon, memberi keterangan tidak benar, memalsukan surat, pemalsuan daftar dukungan terhadap calon perseorangan,” terangnya. (snd)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dispertanikan Muratara Terima Bantuan Alat Power Preser

Muratara, KoranSN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Dispertanikan) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.