Home / Gema Sriwijaya / Bayar Rp 210 Ribu Masyarakat Musirawas Bisa Nikmati Air Bersih

Bayar Rp 210 Ribu Masyarakat Musirawas Bisa Nikmati Air Bersih

Ristanto Wahyudi (Foto-Rifat/Koransn)

Musirawas, KoranSN

Pemerintah Kabupaten Musirawas melalui Dinas Pekerja Umum (PU) Cipta Karya, Tata Ruang dan Pengairan (CKTR & P) meluncurkan program Sambungan Rumah (SR) murah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Program SR murah dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum menggunakan PDAM untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan pokok sehari-hari dan memenuhi kehidupan yang sehat dan bersih.

Kriteria MBR yang bisa mendapatkan SR murah, maka pihak Dinas PU CKTR & P melalui UPT BLUD SPAM akan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan untuk melakukan survei, mandata masyarakat yang layak mendapatkan SR murah.

Kepala Dinas PU CKTR & P, Ristanto Wahyudi menjelaskan, tujuan program SR murah adalah agar bisa meningkatkan distribusi akses air minum untuk masyarakat.

”Pelayanan air minum bersih adalah salah satu tugas pemerintah”, katanya.

Diungkapkannya, pihak pemerintah menargetkan sampai tahun 2021, hingga Program SR murah berkelanjutan, guna memenuhi kuota yang sudah ditargetkan agar masyarakat di Musirawas bisa mendapatkan air bersih.

“Sekarang kita akan melakukan penyesuaian tarif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), karena sudah 20 tahun tarif PDAM tidak pernah berubah”, tandasnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Agus Hilman menjelaskan, selama ini masyarakat memasang sambungan PDAM harus membayar material, seperti water meter, piva dan boxs meter.

“Sekarang kita akan melakukan penyesuaian tarif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), karena sudah 20 tahun tarif PDAM tidak pernah berubah”, katanya.

Lanjut Agus Hilman, jumlah pelanggan PDAM di Musirawas hingga 31 Desember 2017 kemarin sebanyak 6.395, sementara kapasitas menganggur mencapai angka 17.755 SR.

Dengan adanya program SR murah berkelanjutan ini, diharapkan pelanggan SR bisa mencapai angka kapasitas menganggur itu. Selain itu, agar masyarakat tidak merasa dibebani untuk memasang SR, diperkirakan nilai pemasangan SR murah hanya Rp 210 ribu rupiah.

Masih dikatakannya, harga normal pemasangan PDAM sekitar Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta rupiah per sambungan.

“Cukup bayar sekitar Rp 210 ribu, masyarakat bisa menyambung pemasangan SR murah, materialnya tidak dibebankan pada masyarakat. Pihak UPT BLUD SPAM nanti akan bekerja sama dengan pihak aparat desa untuk melakukan survei dan menyiapkan formulir syarat dan ketentuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapat SR murah,” ujarnya. (rif)

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Talang Jawa Tak Pernah Diangkut Petugas

Lahat, KoranSN Sejumlah warga yang biasa beraktifitas di Jalan Letnan marzuki mengeluhkan tumpukan sampah di ...

error: Content is protected !!