Begal Sadis Menggunakan Pedang Tertangkap Warga

Tersangka Reza (tengah) saat diamankan. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Reza Zulkarnain (23), salah satu kawanan begal sadis yang dalam aksinya menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis pedang untuk mengancam korban, Minggu (7/1/2018) sekitar pukul 02.30 WIB dibekuk warga yang kemudian diserahkan ke pihak kepolisian Polsek Sako Palembang.

Dalam aksi begal tersebut tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Slamet Riyadi Lorong Mangar Kelurahan Lorong Kidul Kecamatan IT II Palembang ini, melancarkan aksinya bersama dua rekannya, Dayat dan Toeng yang keduanya kini masih dalam pengejaran anggota kepolisian.

Kawanan begal ini melakukan aksinya di Jalan H Amaludin BLKI Kelurahan Sialang Kecamatan Sako Palembang dengan korbannya pengendara sepeda motor jenis matic, Dewi Susilawati (45), warga Komplek Sangkuriang Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang.

Usai dibegal, korban berteriak meminta tolong sehingga membuat warga melakukan pengejaran terhadap kawanan begal motor ini. Dalam aksi kejar-kejaran tersebut, tersangka Reza Zulkarnain berhasil ditangkap setelah terjatuh dari sepeda motor. Sementara untuk pelaku Dayat dan Toeng berhasil melarikan diri dari kepungan warga.

Kapolsek Sako Palembang, Kompol Ahmad Firdaus, Senin (8/1/2018) mengutarakan, tersangka Reza Zulkarnain serta pelaku Dayat dan Toeng (DPO) merupakan kawanan begal sepeda motor yang sadis. Sebab, dalam melancarkan aksinya para pelaku tak segan melukai korban dengan Sajam jenis pedang apabila korban melakukan perlawanan.

Baca Juga :   Tim Trabazz Tangkap 3 Pencuri di Gunung Megang

“Saat kejadian korban yang sedang mengendarai sepeda motor seorang diri dipepet oleh tersangka Reza Zulkarnain dan dua pelaku lainnya yang mengendarai satu sepeda motor, hingga membuat korban terjatuh dari sepeda motornya. Ketika korban terjatuh, salah satu pelaku mengancam korban dengan pedang sementara tersangka Reza Zulkarnain merampas sepeda motor korban. Beruntung korban tidak melakukan perlawanan sehingga korban tidak terluka. Namun, jika korban melawan maka kawanan begal ini tidak menutup kemungkinan nekat melukai korban dengan pedang, karena mereka ini kami nilai pelaku begal yang sadis,” ujar Kapolsek saat gelar tersangka dan barang bukti.

Masih dikatakan Kapolsek, usai beraksi tersangka Reza Zulkarnain kabur dengan menggendarai sepeda motor milik korban. Sementara pelaku Dayat dan Toeng kabur menggunakan sepeda motor yang mereka kendarai untuk melancarkan aksi begal terhadap korban.

“Dalam pelarian tersebut, kawanan begal ini dikejar warga dan pengendara yang sedang melintasi lokasi kejadian usai mendengar teriakan korban meminta tolong. Hingga akhirnya tersangka Reza Zulkarnain yang membawa sepeda motor milik korban terjatuh di dekat Kantor Camat Sako lalu tertangkap oleh warga. Sedangkan dua pelaku lainnya, berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran anggota di lapangan,” tandas Kapolsek.

Sementara tersangka Reza Zulkarnain mengaku, dirinya ikut membegal korban setelah diajak oleh rekannya Dayat dan Toeng.

Baca Juga :   4 Kali Sidang Dana Hibah Ditunda, Hakim: Semuanya Jadi Repot

“Baru kali inilah saya begal motor. Itu saya lakukan setelah diajak oleh Dayat dan Toeng. Usai membegal, saya yang membawa kabur sepeda motor korban namun ketika dikejar oleh warga saya jatuh dari sepeda motor hingga tertangkap,” ungkapnya.

Menurutnya, sebelum melancarkan aksi begal tersebut awalnya pelaku Dayat memintanya mebawa Pedang miliknya. Setelah itu, ia dan pelaku Toeng berkumpul di rumah Dayat yang berada di kawasan Talang Keramat, Banyuasin.

“Setelah berkumpul, barulah kami keluar dari rumah Dayat dengan mengendarai satu sepeda motor. Disaat melintasi lokasi kejadian, kami melihat korban, kemudian Toeng yang membawa sepeda motor memepet kendaraan korban hingga korban terjatuh. Nah disaat korban terjauh, saya dan Dayat turun dari sepeda motor, lalu saya merampas dan membawa sepeda motor korban, sedangkan Dayat berperan mengancam korban dengan pedang,” ungkapnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain Perkara Djoko Tjandra

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menelaah berkas dokumen perkara Djoko Soegiarto Tjandra yang …