Belanja di Pasar 16 Ilir, Warga Banyuasin Jadi Korban Pencopetan

Korban saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Sunarsih (37), warga Desa Panca Mulya Kelurahan Panca Mulya Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin, Jumat (28/6/2019) menjadi korban pencopetan saat sedang berbelanja di Pasar 16 Ilir Palembang.

Atas kejadian tersebut, korban ditemani saudaranya membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Dikatakan korban Sunarsih, awalnya dirinya tidak menyadari jika menjadi korban pencopetan saat berbelanja di Pasar 16 Ilir. Ia baru sadar usai berbelanja, dimana saat ia memeriksa tasnya ternyata dompetnya berisi uang Rp 4 juta sudah hilang dibawa pelaku.

Baca Juga :   Ngaku Polisi, Apriyadi Hadang Mobil di Bambang Utoyo IT II Lalu Todong Pengemudinya dengan Pisau

“Ketika itu tas saya terbuka lalu saya cek, saat itulah saya baru sadar kalau sudah menjadi korban pencopetan,” katanya.

Diungkapkan, akibat kejadian tersebut bukan hanya uang miliknya yang hilang. Namun, STNK, KTP dan buku tabungan yang berada di dalam dompet juga hilang dibawa pelaku.

“Untuk itulah saya membuat laporan ke kantor polisi ini, dengan harapan agar pelaku segera tertangkap,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan laporan korban, dan kini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya.

Baca Juga :   Polda Siap Amankan Pilkada di 7 Daerah

“Laporan korban sudah kita terima dan segera kita tindak lanjuti,” tegasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Cekcok Mulut, Jukir Tebas Kaca Mobil

Prabumulih, KoranSN Kasus tindak pidana pengrusakan di parkiran Jalan M Yamin Kelurahan Mangga Besar Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.