Belum Terekam Kasus Kaki Gajah di Pagaralam

kaki-gajahPagaralam, KoranSN

Kendati belum terekam kasus serangan penyakit gajah atau dalam bahasa medisnya elephantiasis, namun pihak Dinas Kesehatan Kota Pagaralam tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada.

“Sejak beberapa tahun silam, di Pagaralam belum terekam adanya kasus serangan penyakit kaki gajah,” ujar Plt Kadinkes Kota Pagaralam, Lili Ernani didampingi Kabid P2PL, dr Dian melalui Kasi Pengendalain Penyakit Charles Kurniawan SKm, Rabu (12/10/2016).

Mengenai penularan penyakit gaji gajah ini disebutkan Charles, bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk penular, seperti nyamuk yang menyebabkan penyakit malaria. Belakangan ini, beberapa daerah tetangga (Lahat, red), sedang gencar mengadakan pengobatan penyakit kaki gajah serentak. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan agar warga tidak terkena penyakit yang mengalami pembekakan di bagian kaki dengan ukuran tidak normal.

Baca Juga :   Logistik Pilkades Serentak Siap Didistribusikan

“Karena Pagaralam belum ada kasusnya, Dinas Kesehatan belum memprogramkan upaya pencegahan, seperti pengobatan secara cuma-cuma kepada masyarakat. Jika ada temuan atau terindikasi gejala serangan penyakit ini, untuk segera cepat berobat medis dan melapor untuk dilakukan tindaklanjut, jangan sampai serangan penyakit ini meluas atau menularkan ke orang lain,” imbaunya.

Kendati demikian, salahsatu upaya pencegahan atau antisipasi serangan gigitan nyamuk pembawa penyakit ini, dengan pola 3M (menutup, menguras, mengubur) tempat atau wadah yang bisa menampung air yang menjadi sasaran siklus hidup nyamuk.

Baca Juga :   20 Penyandang Disabilitas Muratara Terima Bantuan Kursi Roda

“Termasuk, menerapkan pola hidup sehat dengan menciptakan lingkungan yang bersih di sekitar tempat tinggal,” ucapnya. (asn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

KPUD Ogan Ilir Masih Tunggu Keputusan MA Atas Gugatan Ilyas-Endang

Indralaya, KoranSN KPU Ogan Ilir (OI) masih menunggu hasil keputusan Mahkamah Agung (MA), atas gugatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.