Home / Gema Sriwijaya / Bentrok dengan Warga, Polisi Lepaskan Tembakan, Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 Polres Mura

Bentrok dengan Warga, Polisi Lepaskan Tembakan, Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 Polres Mura


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Aparat Polres Mura bentrok dengan sejumlah massa dari salah seorang calon legislatif (Caleg) tak terima hasil pemilihan, pada adegan simulasi pengamanan Pemilu 2019. (Foto-Istimewa)

Musirawas, KoranSN

Terjadi aksi ricuh antara personel Polres Musi Rawas dan Subden Brimob Petanang Polda Sumsel dengan massa salah satu Calon Legislatif (Caleg).

Hal ini terjadi lantaran tidak terima hasil perhitungan suara saat pelaksanan pencoblosan pemilihan Caleg di lapangan sepakbola di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4 Desa Kali Bening, Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas (Mura), sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (6/3/2019).

Sakin mencekam karena amukan massa, membuat petugas melepaskan tebakan peringatan keudara untuk menghentikan amukan massa.

Informasi yang didapatkan kejadian tersebut bermula saat Lanang (40), yang mengaku saksi dari salah seorang Caleg melakukan aksi protes karena adanya selisih perolehan suara salah seorang caleg.

Baca Juga :   Hari Ini Bupati dan Wabup OKI Dilantik
Kapolres Mura, AKBP Suhendro menyampaikan pengarahan saat gelar simulasi pengamanan Pemilu 2019.

Bahkan, Lanang memprovokasi rekan-rekannya untuk mengamuk dan merusak logistik Pemilu yang ada di TPS. Atas aksinya, petugas beraksi cepat dengan membekuk Lanang beserta rekannya, dengan sebelumnya melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Aksi dan tindakan tersebut merupakan salah satu bagian aksi pengamanan yang diperagakan polisi dalam simulasi Pam Pemilu di TPS yang digelar Polres Mura di lapangan Desa Kali Bening, Kecamatan Tugumulyo, Rabu (6/3/2019). Kegiatan tersebut digelar Polres Mura, Subden Brimob Petanang, KPU dan Bawaslu Mura serta KPU dan Bawaslu Muratara.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro mengatakan, simulasi digelar untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, khususnya kericuhan yang terjadi di TPS. Dengan adanya simulasi, setidaknya petugas di TPS dan pihak keamanan yang bertugas, mengerti dan mengetahui bagaimana harus bertindak.

Baca Juga :   Tambang Pasir Tak Berizin di OKI Ditutup

“Kita tidak berharap kejadian seperti ini terjadi dalam pelaksanaan pemilihan suara nanti, namun jika memang ada situasi seperti tadi, pihak yang terkait khususnya keamanan tau tindakan apa yang harus dilakukan,” kata Suhendro.

Ia mengingatkan, pihak keamanan tetap harus mengedepankan sikap humanis dan dalam koridor SOP.

“Lakukan pendekatan dahulu, tapi jika tidak memungkinkan maka ambil tindak dan prosedur pengamanan yang tegas,” jelasnya.

Ketua KPU Mura, Anasta Tias menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan simulasi tersebut. Memang kata Anas, dirinya dan penyelenggara Pemilu sangat berharap pelaksanaan Pemilu berjalan dengan aman dan lancar. Namun jika ada pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan tindakan terutama untuk mengacaukan pelaksanaan Pemilu, maka pihaknya menyerahkan proses pengamanan kepada pihak berwajib.

“Kami berterimakasih dan sangat mengapresiasi pelaksanaan simulasi ini, tindakan sigap dan tegas dari pihak keamanan, terutama di TPS juga menjadi penentu kondusifitas pelaksanaan Pemilu terutama di TPS,” ujarnya. (rif)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Safari Ramadhan di Sumber Mukti, Bupati Banyuasin H Askolani: Pembangunan Jalan Penghubung Pulau Rimau Segera Dimulai

Banyuasin, KoranSN Bupati Banyuasin, H Askolani melakukan Safari Ramadhan dan terawih keliling di Desa Sumber …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.