Home / Gema Sriwijaya / Beras di PALI Merangkak Naik

Beras di PALI Merangkak Naik

Pedagang ketika menunjukkan beras. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini mengeluh terhadap naiknya harga beras yang setiap minggunya mengalami peningkatan.

Seperti diketahui sudah beberapa pekan terakhir ini harga beras kualitas sedangahkan beras kwalitas sedang saja angka kenaikannya mencapai 15 persen.

Pantauan media ini di pasar Inpres Pendopo, beras kualitas sedang dijual Rp 10.000/kilogram sampai Rp 11.000/kilogram dari harga semula yang hanya Rp 9.000-9.500/kilogram. Dari keterangan, Edi salahsatu pedagang beras dan bahan pokok lainnya di pasar Inpres Pendopo mengakui bahwa kenaikan harga beras dikarenakan dari tingkat distributornya sudah naik.

“Beras Lampung isi 20 kilogram saat ini di jual Rp 210.000/sak, sebelumnya pada minggu lalu hanya dijual Rp 198.000/sak.Kenaikan ini memang dari distributornya pak,” ungkapnya.

Sementara itu, Mia (30) warga Talang Ubi meminta pemerintah segera turun tangan untuk mengkondisikan harga beras di pasaran.

“Terus terang kami sangat kewalahan mengatur keuangan keluarga, sebab selain beras naik tiap minggunya, sejumlah kebutuhan pokok juga mengalami hal sama, seperti bawang merah yang biasanya kami beli Rp 20.000/kilogram, sekarang mencapai Rp 25.000/kilogram. Kami berharap agar Pemkab PALI mencari solusi untuk mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok,” pintanya.

Terpisah, Irawan Sulaiman, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) PALI menganggap kenaikan tersebut belum begitu signifikan. Pihaknya terus memantau harga-harga kebutuhan pokok di seluruh pasar, baik pasar Inpres maupun pasar kalangan yang ada di kabupaten PALI.

“Kalau sudah tahap tidak wajar dalam hal angka kenaikannya, kita akan mengambil langkah konkrit agar harga bisa ditekan, seperti akan menggelar operasi pasar murah, yang telah kita lakukan saat mengatasi kelangkaan gas melon. Kita selalu berkoordinasi dengan pihak Bulog agar pasokan beras serta kebutuhan pokok lainnya tetap stabil dan pasokannya aman untuk wilayah PALI,” jelasnya. (ans)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Pipa Disabotase, Pertamina Alami Kerugian 12,6 Barel Minyak Mentah

PALI, KoranSN Akibat pipa minyak milik Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field yang bocor karena ...

error: Content is protected !!