Berdalih Himpitan Ekonomi, 2 Pemuda Pagaralam Curi Motor Orang

Ilustrasi. (foto-net)

Pagaralam, KoranSN

Berdalih himpitan ekonomi, Tarmizi Taher alias Mizi (25) dan Dedi Saputra alias Dik (34), dua pemuda yang tinggal di Tebat Baru Ulu Pagaralam ini nekat melakukan aksi curanmor dikawasan Sidorejo Kecamatan Pagaralam Utara.
Namun sayang, aksi nekat keduanya tersebut harus mengantarkannya mendekam dibalik jeruji besi setelah dibekuk aparat Sat Reskrim Polsek Pagaralam Selatan.

Kedua pengangguran ini dibekuk, kemarin malam (17/10/2017) sekitar pukul 22.00 WIB dikediaman mereka masing-masing, usai melancarkan aksi.

Kapolsek Pagaralam Selatan, Iptu Subra Nurul didampingi Kanit Reskrim, Bripka Adi Bustomi menjelaskan, penangkapan kepada kedua tersangka berkat hasil pengembangan dari laporan korban Meilani Lestari (13), warga Nendagung yang mengaku sudah kehilangan sepeda motor jenis matik BG 5569 OJ.

Baca Juga :   Narkoba Menyerupai Marijuana Terdapat di Liquid Vape yang Diamankan Bea Cukai Palembang

“Setelah kita melakukan penyelidikan dari laporan korban tersebut, akhirnya kita berhasil mengendus siapa pelaku dan keberadaanya. Tak mau lama-lama anggota langsung terjun ke rumah pelaku dan melakukan penangkapan,” ungkap Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, modus operandi kedua tersangka saat melancarkan aksi yakni; berpura-pura menyamar sebagai tamu, ketika memastikan kediaman korban dalam keadaan kosong kedua tersangka langsung memetik motor korban dan membawanya kabur.

“dari pengakuan keduanya, jika yang memetik motor korban yakni tersangka atas nama Mizi, sedangkan satu tersangka lagi berperan sebagai pengintai lokasi untuk mengamati suasana,” tandasnya.

Sementara ketika diamankan, tersangka Mizi mengaku, jika kunci letter T bukan miliknya namun didapat dari rekannya Dedi.

“Memang aku yang metik motor itu Pak!. Aku rusak dengan kunci T punya Dedi,” katanya.

Baca Juga :   6 Begal Tewas Tertembak, 50 Berhasil Dibekuk

Menurut Misi, rencana motor curian tersebut akan mereka jual Rp 1,3 juta kepada seorang pemesan. Namun belum sempat terjual mereka terlebih dulu digulung polisi.

“Belum sempat dijual kami sudah ditangkap, aku nyesal Pak!, aku nekat seperti ini karena sudah hampir satu bulan buntu tak memiliki uang. Rencanonyo, kalau motor itu berhasil kami jual, duetnyo untuk beli beras,” ungkapnya penuh penyesalan. (asn)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Harun Masiku Disebut Punya “Funder” Galang Dana Bagi Wahyu Setiawan

Jakarta, KoranSN Kader PDI-Perjuangan, Harun Masiku disebut memiliki penyandang dana (funder) untuk memberikan dana kepada …