Berikhtiar Menghadapi Bencana Banjir di Sulteng

Dalam bencana alam tersebut, tidak ada korban jiwa, kecuali kerugian material cukup besar.

Bencana banjir itu memaksa ratusan warga di beberapa desa, termasuk yang terparah di Desa Tayawa, Kecamatan Tojo Barat, harus mengungsi ke tempat yang aman.

Warga sebagian mengungsi ke rumah warga lain yang berada di tempat aman dan sebagian lagi mengungsi ke masjid dan tenda-tenda pengungsi yang disediakan oleh Pemkab Tojo Una-Una.

Banjir yang melanda wilayah itu dipicu karena hujan lebat selama beberapa hari.

Baca Juga :   Kapolres Bantu Warga Desa Kerta Sari

Kabupaten Tojo selama ini memang sering dilanda banjir saat intensitas curah hujan meningkat.

Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu Andrias Hendrik Johanes telah mengirim Tim SAR gabungan ke lokasi banjir di Kabupaten Tojo Una-Una untuk membantu kegiatan evakuasi harta benda milik warga setempat, serta mendirikan posko pengungsian bagi warga terdampak bencana.

Kini, warga terdampak banjir telah kembali dan membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa material lumpur.

Sementara warga yang kehilangan rumah karena hanyut terseret arus banjir, saat ini tinggal di posko pengungsian. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Batang Anggarkan Perbaikan Jalan Penghubung Desa Rp 5,3 Miliar

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak Akibat Gempa

Tulungagung, Jatim, KoranSN Puluhan rumah yang tersebar di 28 desa, 12 kecamatan, di Kabupaten Tulungagung, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.