Berkas ‘JA’ Masih Diteliti Jaksa

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Cahyo Budisiswanto. (1) edit.jpg
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Cahyo Budisiswanto. (foto-dok-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Cahyo Budisiswanto kemarin mengungkapkan, jika saat ini jaksa masih memeriksa berkas  perkara ‘JA’ yang merupakan tersangka dugaan kasus korupsi proyek pengadaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) atau kuburan di Kelurahan Kemelak Bindun Langit Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Menurut Cahyo, oleh sebab itulah Polda Sumsel saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan berkas perkara, apakah nantinya dinyatakan kurang lengkap (P19) atau lengkap (P21) setelah berkas diperiksa oleh jaksa.

“Kita tunggu dulu hasil pemeriksaannya, kalau P19 maka penyidik Polda Sumsel akan kembali melengkapi berkas perkaranya berdasarkan petunjuk dari jaksa. Tapi, jika berkas perkaranya ternyata dinyatakan lengkap atau P21, barulah dilakukan tahap dua yakni, Polda Sumsel melimpahkan tersangkanya ke jaksa agar tersangka dapat segera disidangkan,” terang Cahyo.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Djoko Prastowo memastikan, penanganan dugaan kasus korupsi dengan tersangka’JA’ saat ini masih terus berjalan sesuai dengan prosesnya bahkan kini berkas perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan dan berkas perkara sedang diperiksa oleh jaksa.

“Dengan demikian maka penanganan dugaan kasus ini sudah berjalan sesuai dengan prosesnya. Nanti tinggal waktunya saja, bergulir,” ujar Kapolda.

Baca Juga :   2 Truk Tabrakan, 2 Sopir Tewas

Untuk diketahui, dalam dugaan kasus proyek pengadaan lahan TPU ini menggunakan anggaran APBD Tahun 2012 sebesar Rp 6,1 miliar. Adapun modus yang digunakan para tersangka diduga melakukan mark-up atau pengelembungan anggaran sehingga berdasarkan hasil audit BPK RI Perwakilan Sumsel diduga terjadi kerugian negara sebesar Rp 3,49 miliar.

Dugaan kasus ini terjadi ketika ‘JA’ yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati OKU masih menjabat sebagai Ketua DPRD OKU. Bahkan sebelum ‘JA’ ditetapkan sebagai tersangka, Polda Sumsel juga telah menetapkan empat tersangka. Mereka yakni, Ir H Najamudin (mantan Kepala Dinas Sosial OKU), Drs H Umirton (mantan Sekda OKU), Drs Akmad Juanidi (mantan Asisten I OKU), dan Hidirman (warga sipil pemilik lahan).

Keempat tersangka tersebut pada Selasa 12 April 2016 lalu telah dilimpahkan Polda Sumsel ke Kejati Sumsel, dan kini keempatnya sudah menjadi terpidana usai divonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Kelas I Palembang.

Sebelumnya, Jumat 9 September 2016, Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo telah menetapkan ‘JA’ sebagai tersangka. Penetapan tersangka terhadap ‘JA’ berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik Polda Sumsel bersama penyidik Mabes Polri, di Mabes Polri.

Baca Juga :   Jadi Pengedar Narkoba Oknum Mahasiswa Ditangkap

“Dari hasil gelar perkara di Mabes Polri untuk status ‘JA’ sudah ditetapkan sebagai tersangka. Hal itu dilakukan karena unsur-unsur pidananya sudah terpenuhi bahkan lebih,” ungkap Kapolda saat itu.

Bahkan dalam dugaan kasus ini ‘JA’ sudah diperiksa sebagai saksi selama dua hari berturut-turut di Polda Sumsel yakni, Kamis 25 Agustus 2016 dan Jumat 26 Agustus 2016. Kemudian setelah ditetapkan sebagai tersangka, selama dua hari berturut-turut yakni, Senin 19 September 2016 dan Selasa 20 September 2016 ‘JA’ juga telah menjalani pemeriksaan penyidik dengan status tersangkanya.

Usai menjalani pemeriksaan, saat itu ‘JA’ mengungkapkan, jika dirinya akan mematuhi prosedur hukum terkait dugaan kasus yang kini menjeratnya.

“Saya mematuhi prosedur hukum dan saya sudah dimintai keterangan, serta saya sudah berikan keterangan itu kepada penyidik,” ujar ‘JA’ waktu itu. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Polda Riau Dalam Dua Pekan Sita 36 Kg Sabu-sabu

Pekanbaru, KoranSN Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam dua pekan terakhir telah menyita Narkoba jenis sabu-sabu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.