Home / Lacak / Berkat Kerja Keras dan Doa Semua Kasus Menonjol di Sumsel Terungkap

Berkat Kerja Keras dan Doa Semua Kasus Menonjol di Sumsel Terungkap

Kombes Pol Yustan Alpiani SIK SH MHum. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel di bawah pimpinan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum), Kombes Pol Yustan Alpiani SIK SH MHum berhasil mengungkap semua kasus menonjol dan meresahkan masyarakat di wilayah Sumsel.

Adapun kasus-kasus besar yang diungkap tersebut, yakni; kasus pembunuhan sopir taksi online dengan korban Sofyan, kasus perempuan yang dibakar di spring bed di Ogan Ilir, pembunuhan calon pendeta di OKI, perampokan dan pelecehan bidan di Ogan Ilir, penembakan Kanit Reskrim Polsek Masuji, kasus pembunuhan pegawai minimarket di penginapan Sungai Lilin.

Kemudian, kasus penyerangan anggota dan rumah sakit di Empat Lawang, kasus premanisme pemalak sopir truk di Simpang Macan Lindungan, kasus prempokan dan penembakan pegawai pembangunan jembatan di Muba, kasus pembunuhan tukang parkir di Banyuasin, pembunuhan PNS yang jenazahnya dicor di TPU Kandang Kawat serta pengungkapan kasus Universitas bodong.

“Alhamdulilah semua kasus menonjol berhasil kita ungkap. Semua ini berkat kerja keras anggota, dan kita juga selalu berdoa meminta petunjuk Allah agar membukakan semua tabir kejahatan agar para pelakunya dapat menerima hukuman atas perbuatannya. Inilah yang menjadi niat kita dalam mengungkapkan kasus kejahatan yang terjadi,” kata Kombes Pol Yustan Alpiani, Kamis (7/11/2019).

Baca Juga :   Kurir Narkoba Ditangkap di Depan Minimarket

Lulusan Akpol tahun 1992 ini mengungkapkan, dalam mengungkap kasus kejahatan yang terjadi tentunya berbagai kendala dan rintangan dihadapi oleh anggotanya di lapangan.

Kendala yang dihadapi tersebut menurutnya, sudah biasa dihadapi. Karena dalam setiap kasus kejahatan yang diungkap berbeda-beda hingga kendala tersebut harus dapat dilalui dan dilewati.

“Saya berterima kasih kepada anggota yang sudah bekerja nonstop dengan kerja keras, ketulusan serta keikhlasan sehingga Allah membukakan jalan mengungkap kasus-kasus, dan Alhamdulillah saat ini semua kasus terungkap,” ungkapnya.

Dilajutkannya, dari kasus-kasus yang berhasil diungkap pihaknya tersebut adapun yang menjadi pemicu para tersangka membunuh korban, yakni karena masalah ekonomi.

“Seperti kasus yang belum lama ini kami ungkap, yakni pembunuhan PNS yang jenazahnya dicor di TPU Kandang Kawat. Dimana pelakunya nekat membunuh korban karena masalah ekonomi dan kurangnya iman. Sebab dalam kasus ini, pelakunya mengambil uang korban dengan pura-pura menawarkan korban untuk bisnis atau membeli mobil. Selain itu dari kasus-kasus yang terungkap, para tersangkanya membunuh korban dengan perencanaan,” paparnya.

Baca Juga :   Warga Diduga Dianiaya Orang Bersenjata

Lebih jauh dikatakannya, untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan maka dirinya menghimbau masyarakat untuk secara bersama-sama berpartisipasi dalam menciptakan keamanan di lingkungan sekitar.

“Tugas kepolisian memberantas kejahatan berat, karena tidak semudah dalam pikiran. Untuk itu dalam memerangi kejahatan, masyarakat harus membantu dan bekerjasama. Kemudian masyarakat juga dihimbau agar jangan lengah, karena tidak menutup kemungkinan kalau lengah bisa saja menjadi korban kejahatan. Makanya dalam mebasmi kejahatan harus dilakukan secara bersama sama,” terangnya.

Masih diungkapkannya, selain melakukan pengungkapan kasus dan menindaklanjuti semua laporan masyarakat. Pihaknya kini juga telah memiliki Tim Khusus dari Jatanras Ditreskrimum Poda Sumel, yang terus melakukan patroli untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan.

“Selain itu anggota kami juga terus berada di lapangan, dan tidak pernah menyerah dalam pengungkapan kasus-kasus yang terjadi,” pungkasnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Buronan Jambret di Lubuklinggau Jatuh Tersungkur Diterjang Timah Panas Polisi

Lubuklinggau, KoranSN Pelaku jambret yang menjadi buronan di Kota Lubuklinggau jatuh tersungkur usai ditembak kaki …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.