Home / Gema Sriwijaya / Berkolaborasi Jaga Sungai Musi dan Perikanan Air Tawar di Muba

Berkolaborasi Jaga Sungai Musi dan Perikanan Air Tawar di Muba

Wakil Bupati Beni Hernedi saat menghadiri kegiatan Diseminasi Teknologi Pusat Unggulan Iptek Pengelolaan Perikanan Perairan Umum Daratan (PUI-P3UD). (Foto-Istimewa)

Babat Toman, KoranSN

Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Beni Hernedi menyambut baik kegiatan Diseminasi Teknologi Pusat Unggulan Iptek Pengelolaan Perikanan Perairan Umum Daratan (PUI-P3UD).

Kegiatan Inisiasi Pusat Unggulan Inovasi Daerah yang diinisiasi oleh Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ini, digelar di Gedung Balai Desa Beruge Kecamatan Babat Toman, Sabtu (16/3/2019).

Beni mengatakan, Kabupaten Musi Banyuasin selain dianugrahi oleh Allah SWT perairan umum yang luas, juga dianugrahi kekayaan jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi sebagai bahan pangan, misalnya; ikan betutu, lais, lampam, toman, seluang, baung, patin jambal dan lain-lain.

Baca Juga :   Dua Armada DAMRI Akan Layani Trayek PALI-Palembang

Selain itu juga ada beberapa komoditi ikan hias lokal, seperti ikan botia/kecublang, ikan puntung anyut, ikan elang, ikan sumpit, ikan belida dan ikan arwana (tang kalese).

“Perairan yang sangat luas beserta ikan di dalamnya harus kita kelola dan manfaatkan dengan baik, karena perikanan perairan umum memiliki peranan sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan dan mata pencaharian bagi masyarakat Muba,” katanya.

Beni berharap diseminasi ini dapat memberikan wawasan bagi nelayan Muba, bagaimana cara menggunakan alat tangkap yang lebih efektif, efisien dan ramah lingkungan.

Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Ir Nazaruddin Kiemas MM menambahkan, perairan umum merupakan sumber ekonomi kerakyatan yang menghidupi lebih dari 400.000 keluarga nelayan dan pembudidaya ikan di Indonesia. Kerusakan dan musnahnya sumber daya perikanan hanya akan memiskinkan dan menyengsarakan masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan tersebut.

Baca Juga :   Ternyata, Yoppy dan Keempat Tersangka Pembunuhan Baru Kenal

“Daerah kita ini masih banyak yang menangkap ikan dengan cara ilegal (nyetrum dan meracun), hal ini harus kita hentikan, karena akan merusak ekosistem yang berada di perairan daratan,” ujarnya.

Nazarudin meminta nelayan mengikuti dan menerapkan saran dari penyuluh sehingga menangkap ikannya bisa maksimal, dan saat ini ia sedang mengupayakan nelayan Muba diberikan bantuan mesin perahu.

Sementara itu Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia diwakili Kasubbid Ristekdikti Lemlitbang Daerah, Rosmaniar Dini mengatakan, diseminasi ini dilakukan sebagai upaya penyebaran informasi hasil riset terkait alat tangkap ramah lingkungan dan manajemen pengelolaan ikan di perairan umum daratan.

“Kami dari Ristekdikti hanya bisa memberikan pelatihan dan teknologi, kami harap apa yang disampaikan oleh penyuluh untuk bisa diterapkan,” pintanya. (tri)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Jika SFC Naik Kasta Liga Satu, Herman Deru Rencanakan Gelar Liga Tiga

Sekayu, KoranSN Kemeriahan nampak menandai Opening Ceremony dan Kick Of Gubernur Cup U-20 Tahun 2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.