BI Ajak Mahasiswa Pahami Stabilitas Keuangan

Peserta nangkring bareng di Kuto Besak Theater Restaurant, Kamis (4/7/2019). (foto-soimah/koransn)

Palembang, KoranSN

Bank Indonesia (BI) mengajak mahasiswa dan blogger untuk memahami stabilitas keuangan. Karena kebijakan makro prudensial jarang didengar oleh banyak kalangan, termasuk mahasiswa dan blogger. Hal tersebut dikatakan Direktur Departemen Kebijakan Makro Prudensial Bank Indonesia, Yanti Setiawan saat nangkring bareng mahasiswa dan blogger di Kuto Besak Theater Restaurant, Kamis (4/7/2019).

Dalam acara yang dihadiri sekitar 220 mahasiswa dan blogger se-kota Palembang tersebut Yanti mengatakan, kebijakan makro prudential merupakan sistim hasil dari krisis moneter Indonesia pada tahun 1998 dan juga gerbang awal peralihan reformasi besar-besaran di semua bidang, tanpa terkecuali perekonomian Indonesia.

“Krisis ekonomi global di Asia Tenggara dimulai dari Thailand pada tahun 1998 dan mulai merambat hingga ke Indonesia, membuat perekonomian rakyat semakin memburuk,” terangnya.

Melemahnya nilai tukar rupiah dengan dolar Amerika yang awalnya hanya Rp 2.500 per dolar menjadi Rp 17.000 per dolar dikatakannya, mengakibatkan penutupan beberapa BI.

Baca Juga :   Cegah Tindak Kriminal, BPH Migas Sosialisasi Pengawasan

Keadaan tersebut dikatakannya, membuat BI bersama pemerintah harus menemukkan jalan keluar untuk memperbaiki keadaan ekonomi di tanah air. Setelah melakukan beberapa pengamatan dan pengkajian ilmiah akhirnya BI mengambil ketegasan menetapkan sistem kebijakan makro prudensial. Hal ini untuk mencegah menghadapi krisis yang akan terjadi.

Pada penerapan sistem tersebut menurutnya, telah banyak melakukan evolusi yang membuat Indonesia semakin kuat dalam perekonomian. Terbukti sukses pada tahun 2008 saat menghadapi krisis ekonomi yang disebabkan oleh menurunnya perekonomian Amerika. Penurunan ekonomi di negara adidaya tersebut ternyata tidak membawa pengaruh besar dengan keadaan perekonomian Indonesia.

“Saat ini BI dengan beberapa instansi terkait selalu mengembangkan sistem makro prudensial. Dikarenakan siklus perekonomian selalu berputar sehingga kedepannya perekonomian Indonesia jadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Acara “Bank Indonesia Nangkring Bareng Blogger dan Mahasiswa” dikatakannya bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan makroprudensial agar menjaga stabilitas sistem keuangan guna mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. Kegiatan diisi dengan sosialisasi dan edukasi, diskusi dan tanya jawab, social media competition, hiburan dan area games interaktif.

Baca Juga :   Sambut Ramadhan, Smartfren Berikan Beragam Promo Spesial

Selama acara Nangkring berlangsung dikatakannya, diadakan juga social media competition berhadiah total Rp 1.000.000. Selain acara Nangkring, Bank Indonesia dan Kompasiana juga menggelar blog competition periode 2 dengan tema ” Inilah Caraku Berpartisipasi Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan” yang berlangsung 28 Juni – 3 Agustus 2019. Dari masing-masing periode akan ada 8 finalis yang memperebutkan hadiah emas logam mulia senilai total puluhan juta rupiah.

Diharapkannya, dengan adanya kegiatan tersebut masyarakat terutama mahasiswa dan blogger mampu memahami sistem ini. Sehingga edukasi kepada masyarakat melalui pengetahuan menjadikan masyarakat lebih mandiri dan berpikir bijak dalam mengartikan serta melakukan kegiatan ekonomi. (ima)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

OJK Keluarkan Stimulus Lanjutan Industri Keuangan Nonbank

Jakarta, KoranSN Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan kebijakan stimulus lanjutan di sektor industri keuangan nonbank …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.