BKPRMI OKI Dituntut Bekerja

M Rifai-SE--jpg

Kayuagung, SN

Pengurus DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) OKI periode 2015-2019 yang usai dilantik, Selasa (9/6) jangan hanya diam saja. Mereka dituntut bekerja dan berusaha agar pemuda dan remaja di OKI tidak terlibat kenakalan remaja.

Demikian diserukan Wabup OKI HM Rifa’i SE dan Ketua DPW BKPRMI Sumsel Syamsul Rizal SP saat menghadiri pelantikan pengurus BKPRMI OKI dan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Pondopo Kabupatenan atau rumah dinas bupati kemarin.

Dikatakan Wabup OKI, dirinya sangat prihatin karena peredaran Narkoba sudah merambah ke pelosok desa dan itupun juga terjadi di Kabupaten OKI. BKPRMI OKI sebagai organisasi yang kritis harus bekerja membantu pemerintah agar remaja dan pemuda di OKI tidak terlibat Narkoba.

Baca Juga :   Pembagian Dana PKH Jadi Berkah Penjual Makanan

“OKI harus sehat, BKPRMI harus mendukung program Pemkab OKI. Usaha yang sudah dilakukan Pemkab OKI yakni memeriksa urine seluruh Kades, anggota DPRD, camat, Kepala UPTD, Kepala Puskesmas, pejabat dan PNS,”rinci Wabup.

Sedangkan Ketua DPW BKPRMI Sumsel Syamsul Rizal SP usai melantik pengurus DPD BKPRMI OKI yang diketuai Samsu Riyadi SE mengatakan, remaja dan pemuda masjid di OKI melalui BKPRMI harus mengambil bagian dalam membina kawula muda agar terhindar dari sikap dan perbuatan tercela.

Dijelaskannya, pemerintah harus maksimal memberikan dukungan dan pembinaan kepada pengurus BKPRMI OKI. Pembinaan tersebut harus dilakukan sejak awal karena pasca dilantik, pengurus organisasi remaja dan pemuda masjid ini dituntut bekerja.

“Kalian bukan hanya dilantik saja, tapi harus bekerja. Remaja dan pemuda masjid seharusnya hadir di acara ini. Remaja masjid punya peran penting di tengah masyarakat, bahkan ada yang mengisi pos-pos pemerintahan,”cetus Syamsul Rizal.

Baca Juga :   Kalapas Klas II Lubuklinggau Akui Ada Oknum Ikut Bermain

Ia menyarankan, Pemkab OKI perlu membuat Perda tentang Buta Aksara Alquran. Tujuannya agar warga OKI ke depannya terbebaskan dari buta aksara Alquran, apalagi zaman modern ini sangat banyak remaja dan pemuda yang belum bisa baca dan tulis Alquran.(iso)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Wakafkan Kebun untuk Pembangunan Pondok Pesantren

Empat Lawang, KoranSN Sulmasnan (66), warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi ini mewakafkan sebidang kebun karet …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.