BNK Banyuasin Gencar Sosialisasi ke Sekolah

Anggota BNK Banyuasin foto bersama usai sosialisasi bahaya narkotika. (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banyuasin gencar mensosialisasikan bahaya narkotika ke sekolah-sekolah melalui koordinator wilayah kecamatan maupun petugas BNK sendiri. Tujuannya, mengantisipasi jangan sampai barang haram tersebut masuk ke sekolah.

“Gencarnya penyuluhan narkoba bertujuan untuk mengendalikan narkoba agar tidak beredar di lingkungan satuan pendidikan, tentunya harus mendapat dukungan positif dari masyarakat luas, serta paling utama para kepala sekolah, pendidik dan tenaga kepandidikan, termasuk warga sekolah,” kata Ketua Harian BNK Banyuasin, HM Yusuf saat memimpin rapat koordinasi di Kecamatan Talang Kelapa, Sabtu (17/3/2018).

Ia mengatakan, pihaknya terus menggencarkan penyuluhan narkoba sebagai bentuk pencegahan terhadap siswa di satuan pendidikan, mengingat narkotika sudah menyentuh level desa. “Para kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan wajib mengawasi anak didiknya,” kata Yusuf.

Baca Juga :   Jembatan Penyeberangan Bantuan Yan Anton Ferdian Nyaris Ambruk

Pada rapat tersebut, Yusuf memetakan sejumlah kecamatan yang bakal dikunjungi oleh tim BNK Kabupaten Banyuasin, sehingga penyuluhan bahaya narkoba merata di berbagai kecamatan.

“Tentunya kegiatan tersebut ditindaklanjuti oleh BNK di 19 kecamatan,” tuturnya.

Dia meminta semua kepala satuan pendidikan harus merespon dan peduli terhadap kegiatan penyuluhan narkotika yang dilaksanakan oleh BNNK, sebab memang sudah ada peraturan daerahnya. Bila kepala sekolah maupun pendidik dan tenaga kependidikan tidak mengindahkan peraturan tersebut maka akan disanksi.

“Sanksi diberikan sesuai dengan peraturan daerah, sebab yang memberikan sangsi adalah peraturan, bukan BNK, makanya sekolah harus ikut andil besar dalam mengawasi peserta didik, jangan sampai narkotika masuk ke sekolah,” tegas dia.

Baca Juga :   Tunaikan Janji, Fokus Infrastruktur Pendidikan di Pesisir Timur

Diakuinya, kepala sekolah, guru serta warga sekolah yang paling tahu tentang peserta didik di satuan pendidikan, sehingga peraturan tersebut jangan sampai diabaikan, karena untuk menghindari jangan sampai generasi muda terjerumus pada narkotika, baik di tingkat SD, SMP maupun di SMA sederajat. (sir)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Gedung Dewan Steril dengan Disinfektan Sebelum Puncak Peringatan Hari Jadi OKU Timur

OKUT, KoranSN Hari Jadi OKU Timur ke-17 tahun diadakan sangat sederhana, bahkan acaranya dipusatkan di …