Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020

BNPT dan FKPT Sumsel Terus Bergerak Lakukan Pencegahan Terorisme

Suasana foto bersama usai acara Sosialisasi dalam mencegah aksi radikalisme dan terorisme. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dalam hal ini Subdit Pemberdayaan Masyarakat bersama Forum Koordianasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sumatera Selatan terus bergerak melakukan pencegahan terorisme.

Salah satu upaya tersebut misalnya seperti kegiatan yang digelar di Hotel Beston Palembang, Rabu (9/10/2019). Dalam acara itu, BNPT bersama FKPT Sumsel mengumpulkan para guru TK/PAUD, guru pendidikan agama SD/MI sederajat dan guru pendidikan agama SMP/MTs sederajat beserta kepala sekolah masing-masing.

Kegiatan yang bertajuk “Harmoni dari Sekolah: Integrasi Nilai-nilai Agama dan Budaya di Sekolah dalam Menumbuhkan Harmoni Kebangsaan” ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang bahaya radikalisme yang merupakan cikal bakal tindak pidana terorisme.

Acara ini penting, sebab materi yang disampaikan para narsumber bisa menjadi inspirasi bagi para guru agama dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), yang penuh dengan nilai-nilai positif demi membangun semangat cinta damai, perdamaian dan keharmonisan untuk diajarkan kepada para siswa.

Baca Juga :   Oknum Mahasiswa Kedapatan Miliki Sabu

Ketua FKPT Sumsel, Dr Periansya yang sambutannya mengungkapkan, bahwa kalangan pelajar sangat rentan terkena pengaruh paham radikalisme dikarenakan rendahnya pemahaman keagamaan di kalangan pelajar di lingkungan sekolah.

“Dalam acara ini selain dilakukan penyampaian materi tentang bahaya radikalisme, kegiatan ini juga dalam rangka mengadakan perlombaan penulisan RPP inspiratif,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan lomba ini bertujuan agar para guru dapat mengeluarkan kreatifitas untuk dituangkan dalam RPP yang akan diajarkan kepada para murid. Selain di Sumatera Selatan perlombaan ini juga dilaksanakan di 31 provinsi lainnya di Indonesia.

Sementara Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Dr Hj Andi Intang Dulung dalam sambutannya menekankan, bahwa radikalisme bisa menyasar siapa saja

Baca Juga :   Radikalisme Bukan Bagian Dari Islam

“Kita semua harus waspada bahwa paham radikalisme tidak padang bulu. Tua, muda, pria, wanita, kalangan akademisi dan terpelajar bisa terkena paham ini. Lebih-lebih anak muda yang memiliki semangat keagamaan yang tinggi tanpa dibekali pemahamaan keagamaan yang cukup, sangat rentan terpapar. Dan khusus untuk para kaum ibu, kejadian bom bunuh diri di Sibolga yang dilakukan oleh seorang ibu harus menyadarkan kita semua bahwa siapa saja bisa terpapar,” ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 105 peserta, yang tediri dari para guru agama TK/PAUD, SD, SMP dan para kepala sekolah. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Dinkes Sumsel Pastikan Warga yang Diisolasi di RSMH Negatif Virus Corona

Palembang, KoranSN Setelah dilakukan dua kali uji laboratorium, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Dra Lesty …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.