Home / Kesehatan / Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian?

Ilustrasi. (foto-net)

Tajam di luar, namun lembut dan manis di dalam. Begitulah yang bisa digambarkan dari buah durian. Sayangnya, walau rasanya lezat dan baunya sangat harum, sebagian besar orang sangat anti dengan buah satu ini.

Meski begitu, penggemar durian juga tak kalah banyak. Durian dikenal lezat untuk diolah ke dalam berbagai varian menu, seperti pancake, es krim, hingga kue. Walau dikenal lezat, para penggemar durian harus hati-hati, karena buah ini memiliki risiko kesehatan yang berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.

Lewat rilis yang diterima VIVA dari Hello Sehat diungkapkan bahwa ibu hamil tidak disarankan mengonsumsinya karena bisa membahayakan janin atau bayi dalam kandungan. Namun, apakah durian benar-benar berbahaya dan sama sekali tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil?

Hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan dampak negatif durian bagi ibu hamil. Namun, bukan berarti ibu hamil bisa menikmati durian sepuasnya. Menurut Dr. Gordon Lim, seorang ahli kandungan dan Dr. Patrick Chia, ahli perinatologi, ibu hamil boleh saja makan durian asal porsinya tidak berlebihan.

Beberapa risiko mengonsumsi durian terlalu banyak pada ibu hamil antara lain:

Baca Juga :   6 Posisi Seks Dahsyat untuk Aneka Tipe Penis

Meningkatkan gula darah

Meskipun rasanya tidak terlalu manis, durian memiliki kadar gula yang sangat tinggi. Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Obstetrics and Gynaecology, mengonsumsi makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi akan meningkatkan risiko bayi lahir terlalu besar dan berat, bahkan bisa mengakibatkan obesitas pada bayi semasa kanak-kanaknya.

Ibu hamil yang memiliki diabetes gestasional (diabetes selama masa kehamilan) atau riwayat diabetes dalam keluarga juga dianjurkan untuk menghindari buah ini.

Tak hanya gula, kalori dan karbohidrat yang terkandung dalam durian sangat tinggi. Dalam satu butir daging buah durian terkandung kalori sejumlah 54 hingga 60. Maka, terlalu banyak mengonsumsi buah durian bisa membuat ibu hamil kelebihan kalori. Hal ini bisa memicu diabetes gestasional, preeklamsia, kelahiran prematur, dan infeksi saluran kemih. Pada beberapa kasus, kelebihan berat badan juga berisiko mengganggu kerja bius epidural saat proses bersalin.

Tak hanya bahaya konsumsi durian yang perlu diketahui. Mitos seputar bahaya ibu hamil makan durian juga tak boleh diabaikan.

Baca Juga :   Konsumsi Beras Putih Tak Selamanya Buruk

Janin akan kepanasan

Banyak orang percaya bahwa durian akan membuat tubuh kepanasan sehingga jika ibu hamil mengonsumsinya, janin pun akan kepanasan. Mitos ini awalnya menyebar dari kepercayaan kuno bangsa Tionghoa yang dibawa ke Asia Tenggara. Namun, belum ada bukti ilmiah atau contoh kasus terjadinya komplikasi janin kepanasan yang telah diketahui.

Kadar kolesterol yang tinggi

Durian sering sekali disebut-sebut sebagai buah dengan kadar kolesterol tinggi, sehingga berbahaya bagi siapa pun, apalagi ibu hamil. Nyatanya, mitos ini salah besar. Durian tidak mengandung kolesterol sama sekali. Malah, durian mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.

Manfaat durian bagi ibu hamil

Jika tidak dikonsumsi secara berlebihan, durian justru menyimpan segudang manfaat bagi ibu hamil. Durian kaya akan kalium yang dibutuhkan ibu hamil untuk menyeimbangkan tekanan darah dan kadar cairan dalam tubuh. Kalium juga bisa membantu membantu mengurangi pembengkakan yang sering terjadi saat hamil. Durian juga mengandung organo-sulfur dan triptofan yang dapat membantu melawan infeksi bakteri dan jamur. (viva.co.id)


Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

7 Tips Jitu agar Mantan Pacar Mau Diajak Balikan

BEBERAPA orang mungkin pernah mengalami saat-saat perpisahan dengan kekasih, merasa menyesal atau bahkan merasa semakin ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.