Bondan Kurir 9.800 Ekstasi Divonis 17 Tahun Penjara

Suasana sidang vonis terdakwa Bondan saat belangsung. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (11/8/2020) memvonis terdakwa Bondan Julis terdakwa kurir 9.800 butir ekstasi dengan hukuman 17 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Ketua Majelis Hakim Adi Prasetyo dalam persidangan yang digelar secara virtual mengatakan, berdasarkan fakta persidangan, keterangan saksi-saksi dan barang bukti maka pihaknya menilai perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Untuk itu kami Majelis Hakim mengadili terdakwa Bondan Julis dengan vonis hukuman 17 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” tegasnya.

Menurut Hakim, putusan hukuman pidana tersebut dijatuhkan kepada terdakwa setelah pihaknya menilai adanya hal yang memberatkan dan hal meringankan dari terdakwa.

Baca Juga :   Rumah Warga di 3/4 Ulu Terbakar, 22 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

“Untuk hal memberatkan terdakwa telah terbukti bersalah, sedangkan hal meringankan terdakwa mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya,” ujarnya.

Lanjut Hakim, atas putusan tersebut terdakwa memiliki langkah hukum untuk mengajukan banding, pikir-pikir atau menerima vonis yang telah dijatuhkan.

“Silahkan terdakwa menyampaikan tanggapannya dalam persidangan ini,” kata Hakim.

Di persidangan, terdakwa Bondan Julis mengungkapkan, jika dirinya meminta waktu pikir-pikir terkait vonis tersebut.

“Saya pikir-pikir dulu Majelis Hakim,” singkat terdakwa.

Sementara itu, Dwi Wijayanti selaku kuasa hukum terdakwa Bondan Julis mengatakan, dalam perkara ini terdakwa hanyalah kurir yang membawa 9.800 Ekstasi dari kawasan Betung hendak ke Palembang hingga akhirnya tertangkap oleh petugas BNN.

“Dari itulah kami menilai vonis tersebut sangat memberatkan terdakwa. Sebab terdakwa ini hanyalah kurir yang dijanjikan upah Rp 10 juta. Namun sampai saat ini uang tersebut juga belum diterima oleh terdakwa,” ungkapnya.

Baca Juga :   Satgas Karhutla Terus Padamkan Api

Masih dikatakannya, terkait putusan Majelis Hakim yang telah menjatuhkan vonis 17 tahun terhadap terdakwa maka pihaknya selaku kuasa hukum menyatakan pikir-pikir.

“Kami menyatakan pikir-pikir karena masih berkoordinasi dengan terdakwa terkait langkah hukum banding yang nantinya akan kami ajukan,” tutupnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

5,7 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Palembang, KoranSN Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumatera Bagian Selatan Timur memusnahkan 5,7 juta batang rokok …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.