Home / Lacak / Buat Laporan Palsu Dibegal, 2 Warga Lubuklinggau Timur Dibekuk

Buat Laporan Palsu Dibegal, 2 Warga Lubuklinggau Timur Dibekuk


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Tersangka Amin Steven dan Dina saat diamankan. (foto-ist)

Lubuklinggau, KoranSN

Dina alias To dan Amin Steven yang keduanya warga Kelurahan Jogoboyo dan Kelurahan Wirakarya Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau dibekuk pihak kepolisian lantaran telah membuat laporan palsu dengan modus pura-pura menjadi korban begal untuk mengkalim ansuransi sepeda motor.

Atas ulahnya kini kedua tersangka tersebut harus merasakan dinginnya sel tahanan Mapolsek Lubuklinggau Utara.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Harison Manik, Selasa (12/2/2019) membenarkan pihaknya telah mengungkap adanya laporan palsu dan menangkap kedua tersangka.

“Tersangka Dina alias To ditangkap lebih dahulu, tepatnya Jumat (1/2/2019) di rumahnya, sedangkan Amin Steven ditangkap Senin (11/2/2019) saat berada di Desa E Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas,” ujarnya.

Baca Juga :   Mobil Anggota DPRD Jadi Sasaran Bandit Pecah Kaca

Dijelaskan mantan Kapolsek Lubuklinggau Selatan dan Kasat Binmas Polres Lubuklinggau ini, penangkapan kedua tersangka bermula adanya laporan tersangka Dina ke Polsek Lubuklinggau Utara yang mengaku telah menjadi korban begal di Jalan Malus Kelurahan Petanang Ulu Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Menurutnya, laporan Dina diterima petugas dengan bukti Laporan Polisi: LPA/04 /II/2019/Sumsel/Res Linggau/Sek Utara, tanggal 08 Februari 2019. Atas laporan tersebut lalu amggota melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi. Namun setelah dilakukan penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, petugas menemukan adanya kejanggalan, hal ini diperkuat adanya keterangan seorang saksi yang dalam laporan tersangka Dina saat kejadian menemaninya.

“Namun setelah anggota melakukan proses penyelidikan dan melakukan interogasi terhadap saksi. Hasilnya, bahwa saksi yang dalam laporan Dina menemaninya saat dibegal ternyata saksi itu mengaku tidak pernah menemani Dina, sehingga anggota langsung meneribitkan laporan polisi Model A,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pencuri di Jirak Muba Diciduk Polisi

Berbekal kejanggalan dan keterangan saksi tersebut, kemudian polisi langsung melakukan penangkapan terhadap Dina dengan kasus laporan palsu.

“Usai diamankan dan diperiksa akhirnya tersangka Dina mengaku jika membuat laporan palsu atas perintah rekannya Amin Steven, hingga ditangkap juga tersangka Amin Steven,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, dari pengakuan tersangka Amin Steven diketahui jika tersangka menyuruh Dina membuat laporan palsu hanya untuk mengurus klaim asuransi sepeda motor.

“Sementara untuk tersangka Dina, dia mengaku mau membuat laporan palsu karena diupah uang Rp 700 ribu oleh tersangka Amin, selain itu Amin

juga menjanjikan jika uang asuransi cair maka Dina akan kembali diberi uang,” tandasnya. (rif)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

13 Kali Beraksi di Kayuagung OKI, 2 Jambret Dibekuk

Kayuagung, KoranSN Sepak terjang dua pemuda pengangguran di perkotaan Kayuagung yang telah 13 kali menjambret …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.