Home / Lacak / Buat Laporan Palsu Jadi Korban Perampokan, Karyawan Koperasi di Prabumulih Diringkus

Buat Laporan Palsu Jadi Korban Perampokan, Karyawan Koperasi di Prabumulih Diringkus

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk Travolta SIk SH MH. (foto-ist)

Prabumulih, KoranSN

Seorang karyawan di salah satu koperasi di Kota Prabumulih bernama Selamet Widodo (28), terpaksa meringkuk dalam sel tahanan Polsek Cambai usai diringkus pihak kepolisian, Jumat (3/5/2019).

Pria yang tinggal di Perumnas 3 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur ini diamankan oleh tim Opsnal Polsek Cambai, karena telah membuat laporan palsu ke polisi tentang terjadinya tindak pidana pencurian dengan kondisi atau perampokan.

Dari tangannya disita barang bukti uang tunai sebesar Rp 1.150 ribu dan satu unit sepeda motor.

Baca Juga :   Diduga Preman, 46 Warga Palembang Diangkut ke Polda Sumsel

“Awalnya pelaku mengaku telah menjadi korban perampokan dan mengalami kerugian kehilangan uang sebesar Rp 4,2 juta rupiah,” ungkap Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk SH SIk MH melalui Kapolsek Cambai, Iptu Faizal Kamil SH didampingi Kanit Reskrim Aiptu Heri Gunawan.

Dari laporan tersebut, kata Kanit Reskrim, petugas langsung melakukan penyelidikan di lapangan serta mendatangi lokasi TKP. Namun, setelah didapat fakta-fakta di lapangan dan dianalisis serta disimpulkan bahwa kejadian perampokan tersebut sama sekali tidak ada.

“Pelapor atau sekaligus tersangka ini langsung kita lakukan interogasi dan akhirnya mengakui bahwa dirinya bukanlah korban Curas atau perampokan,” terangnya.

Baca Juga :   Aniaya Tetangga IRT Ditangkap Polisi

Ia menuturkan, maksud dan tujuan dari pelaku membuat laporan palsu tersebut dikarenakan pelaku sedang terlilit hutang hingga menjadi nekat membuat laporan palsu.

“Akibat perbuatannya, pelaku kita dikenakan Pasal 266 ayat 1 subsider Pasal 242 ayat 1 KUHPidana tentang memberikan keterangan palsu. Pelaku diancam hukuman 7 tahun penjara dan dia sudah kita tahan. Kami menghimbau, masyarakat agar tidak membuat laporan palsu untuk mendapatkan menghilangkan tanggung jawab atas perbuatan atau apapun bentuknya karena akan merugikan diri sendiri,” tandasnya. (and)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Motor Masuk Kolong Truk, Guru Patah Kaki

Lubuklinggau, KoranSN Pengendara motor yakni Yesi Lediana (35), PNS guru, warga Jalan Sudirman Kelurahan Jogoboyo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.