Home / Gaya Hidup / Bubah Alfian Pelajari Zodiak Klien Agar Pekerjaan Makin Lancar

Bubah Alfian Pelajari Zodiak Klien Agar Pekerjaan Makin Lancar

Make up artist Bubah Alfian di acara temu media Nivea, Jakarta, Kamis (11/7/2019). (foto-antaranews)

Penata rias Bubah Alfian berbagi cara kepada orang-orang yang ingin mengikuti jejak profesinya yaitu dengan menjaga hubungan baik dengan para pelanggan.

“Make up harus membuat klien happy. Itu yang susah,” ujar Bubah pada acara temu media Nivea di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Bubah yang mulai mengadu nasib di Jakarta pada 2011 mengaku rajin ikut lomba hingga mendapatkan kepercayaan sebagai penata rias artis pada kompetisi America’s Next Top Model pada 2013.

Pria yang memiliki pelanggan pesohor-pesohor papan atas Tanah Air itu juga pernah menjadi juri Amazing Race Amerika Serikat, hingga merias Miss Universe dan Miss World.

Bubah mengaku pencapaian karirnya itu karena selalu memastikan riasan wajah bukan hanya membuat pelanggan terlihat lebih menawan, melainkan juga membuat suasana hati mereka jauh lebih baik.

Baca Juga :   Bekraf Bawa 10 Perusahaan GIM Lokal ke Eropa

Salah satu trik yang dipraktikkan Bubah adalah mempelajari zodiak untuk memahami karakter tiap klien.

“Misalnya zodiak Leo, ketika dirias dia kasih arahan detil. Kalau mukanya udah mendekati kaca, berarti ada sesuatu (yang kurang sreg). Aku harus langsung nanya,” tutur penata rias yang sudah bekerjasama dengan Nadia Hutagalung, Raisa, Bunga Citra Lestari, hingga Cinta Laura itu.

Sebaliknya, pemilik zodiak Gemini, menurut Bubah, cenderung lebih santai dan menerima hasil riasan tanpa permintaan.

Bersikap profesional selama bekerja juga bisa mempererat hubungan dengan klien. Obrolan-obrolan selama proses merias wajah yang mungkin tidak diketahui publik harus disimpan rapat-rapat. Suasana hati klien juga harus terjaga dengan baik.

Baca Juga :   Pandji Pragiwaksono Janjikan Jicomfest Kocok Perut Penonton

Bubah mengatakan memperluas jaringan juga bermanfaat untuk meniti karir dalam industri tata rias. Begitupula, usaha untuk memperbanyak portofolio akan berguna jika seseorang ingin menjadi penata rias profesional.

Jika dahulu semua portofolio itu harus dibawa kemana-mana, Bubah mengatakan portofolio penata rias generasi sekarang lebih praktis dengan kehadiran media sosial Instagram.

“Kerja keras adalah kunci kesuksesan,” lanjut Bubah sembari mengenang perjuangannya saat pertama kali bekerja sebagai penata rias. Berbagai pekerjaan pun dijalaninya sampai hanya punya hari libur empat hari dalam setahun.

Bubah mengenang figur publik pertama diriasnya sebagai, “Pekerjaan menegangkan yang membuat jantung berdebar tak karuan.”

“Astrid Tiar dan Marsha Timothy. Aku sampai salat dulu sebelumnya karena deg-degan,” tuturnya. (Antara/ags)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Maher Zain Gelar Konser Untuk Korban Bencana di Indonesia

Makassar, KoranSN Penyanyi religi asal Swedia, Maher Zain akan menggelar konser amal kemanusiaan untuk korban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.