Home / Gema Sriwijaya / Lahat / Bukit Jempol Lahat Bukit Terunik di Dunia

Bukit Jempol Lahat Bukit Terunik di Dunia

Gajah salah satu hewan fauna yang ada di Hutan Suaka Alam (HSA) Pusat Latihan Gajah (PLG) Bukit Serelo Lahat. (Foto-foto/Istimewa)

BUKIT Jempol sangat populer bagi masyarakat Kabupaten Lahat. Tidak ada yang tidak kenal dengan Bukit Jempol. Bahkan bukit ini terunik di dunia.

Bukit ini disebut Bukit Jempol untuk mempermudah penyebutan bagi orang tua ketika anak-anaknya bertanya. Begitu juga ketika aku kecil dulu, aku mengenalnya dengan Bukit Jempol.

Akan tetapi setelah aku dewasa aku ketahui bukit ini bernama Bukit Serelo dan juga ada yang menyebut Bukit Telunjuk. Ketika aku berusaha pelajari mengapa disebut Bukit Jempol, memang ketika di lihat dari Kota Lahat bukit ini sangat persis dengan bentuk jempol manusia dan nyaris seperti jempol raksasa.

Sedang ketika di lihat dari arah timur atau arah Muara Enim bukit laksana telunjuk raksasa, dan nama Serelo di ambil dari nama sungai yang mengalir dari bukit ini yaitu Sungai Serelo lalu nama Serelo sendiri berasal dari kata sehile. Bukit ini sangat unik bentuknya dan bentuk bukit seperti ini tidak ada ditemukan di belahan dunia manapun, maka sangat wajar bila Bukit Jempol ini disebut sebagai bukit terunik di dunia.

Bukit Jempol secara administrasi terletak di Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat yang berbatas dengan Desa Padang Kecamatan Merapi Selatan, di sebelah Barat dan berbatas dengan Kabupaten Muara Enim di sebelah Timur dan Selatan.

Untuk mencapai Bukit Jempol saat ini rutenya kalau dari arah Muara Enim, tepat di Desa Telatang Kecamatan Merapi Barat ada pertigaan di sebelah kiri jalan. Sedang dari arah Kota Lahat setelah jembatan Desa Kebur belok kanan di pertigaan di Desa Telatang dengan tanda 2 patung gajah. Sementara dari simpang 3 ini ke arah Selatan menempuh jarak sekitar 7 Km.

Perjalanan dari simpang 3 Desa Telatang sampai di kaki Bukit Jempol tidak terdapat perkampungan penduduk yang ada hanya kebun karet dan pertambangan batubara. Jalan aspal relatif bagus karena tidak dilintasi angkutan batubara. Angkutan barubara dari daerah ini melalui jalan sendiri khusus angkutan batubara. Ada beberapa tikungan dan tanjakan serta turunan yang harus diwaspadai karena jalan tidak begitu lebar.

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Alex Noerdin Apresiasi Kemajuan Lahat

Lahat, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Alex Noerdin menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Lahat ...

error: Content is protected !!