Home / Gema Sriwijaya / Muaraenim / Bunga Disekap dan Diperkosa

Bunga Disekap dan Diperkosa

ilustrasi,bunga disekap dan Diperkosa
Muara Enim,KoranSN
Tim Buru Sergap Satreskrim Polres Muara Enim berhasil menangkap, Mukriyadi (40), tersangka yang diduga pemerkosa anak baru gede (ABG).
Ironisnya lagi, korban sebut saja Bunga (16) sempat disekap oleh tersangka selama dua bulan lamanya.
Untuk melancarkan akal bulusnya, tersangka diduga mengimingi korban dengan sebuah pekerjaan. Tetapi, nyatanya, bukannya pekerjaan yang didapat melainkan, korban digarap oleh tersangka.

Bunga selamat karena bisa melarikan diri dari cengkraman tersangka. Lalu, korban melaporkan peristiwa itu,  kepada orang tuanya. Tidak terima dengan ulah tersangka, lalu dilaporkannya ke Polres Muara Enim.

Baca Juga :   Siswa SDN 10 Ujanmas Terima Beasiswa

Tersangka ditangkap di pondok kebun kawasan Desa Benakat, Kabupaten Muara Enim, Selasa (12/4/2016), pukul 19.30 WIB. Polisi yang melakukan penggeledahan di pondok yang dihuninya itu, menemukan barang bukti berupa sepucuk senjata api rakitan (senpira) laras panjang berisi amunisi berbentuk timah.

Saat dikonfirmasi Kapolres Muara Enim, AKBP Nuryanto SIK. MSi didampingi Kabag Ops Kompol Andi Kumara dan  Kasubag Humas, Iptu Arsyad menegaskan, tersangka dijerat dengan Pasal 81 KUHP ayat (1) UU No 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak.

Baca Juga :   Targetkan Program 100-0-100 Tuntas

Diakui Arsyad, tersangka diduga telah menyetubuhi perempuan di bawah umur secara paksa, bahkan  korban disekap selama lebih dua bulan dan diancam agar tidak melarikan diri dari rumahnya.”Selain pasal perlindungan anak, tersangka juga bakal dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951, tentang kepemilikan senpi. Jadi, tersangka dikenakan pasal berlapis,” pungkas Arsyad. (yud)

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

UMKM Butuh Difasilitasi dan Pembinaan

Muara Enim, KoranSN Dalam upaya meningkatkan kemampuan sehingga mampu bersaing baik kualitas maupun kuantitas dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.